Warga Batu Tuguh Keluhkan Tidak Ada Sinyal, Ujian Sekolah Terganggu

Para siswa harus ke Desa Prambatan untuk mengikuti Ujian

PALI – Warga Dusun Batu Tuguh, Desa Prambatan, Kecamatan Abab, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), mengeluhkan belum adanya sinyal atau akses internet di wilayah mereka. Kondisi ini membuat aktivitas belajar mengajar terganggu, terutama saat pelaksanaan ujian berbasis komputer (UNBK).

BACA JUGA:  Peringati Hardiknas 2026, SMPN 1 Abab Gelar School Meeting dan Bazar UMKM

 

Keluhan itu disampaikan salah satu warga, Was,an Wijaya pada Kamis (25/9/2025). Menurutnya, anak-anak sekolah di Dusun Batu Tuguh terpaksa harus pergi ke Desa Prambatan untuk mengikuti ujian komputer karena di dusun mereka tidak ada jaringan internet. “Jarak dari Batu Tuguh ke Prambatan sekitar enam kilometer. Orang tua harus meluangkan waktu untuk antar jemput anak sekolah selama ujian. Ini sangat mengganggu aktivitas sehari-hari,” ujarnya.

BACA JUGA:  Bupati dan Kapolres PALI Hadiri Peringatan Hari Disabilitas Internasional dan Hari Guru Nasional di SLB Negeri

 

Senada dengan itu, Wiwin Indra, seorang aktivis muda, menilai ketiadaan sinyal di Dusun Batu Tuguh sangat ironis di era digital saat ini. “Zaman sudah secanggih ini, masak daerah kami belum ada sinyal? Kami berharap Pemda PALI dan DPRD PALI segera mencarikan solusi agar desa kami bisa seperti daerah lain yang jaringan komunikasinya sudah memadai,” tegasnya.

BACA JUGA:  Kwarcab PALI Gelar Pelatihan Jurnalis untuk Pramuka SMA Sederajat, Begini Jelasnya

 

Hingga kini, warga Batu Tuguh masih menunggu perhatian pemerintah agar segera menghadirkan akses internet yang layak demi kelancaran pendidikan anak-anak dan aktivitas masyarakat sehari-hari.(Syam).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *