PALI-Suasana Ballroom Hotel Srikandi, Selasa (11/11/2025), tampak dipenuhi semangat para aparatur pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Ratusan peserta dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan camat se-Kabupaten PALI berkumpul untuk mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Tahun 2025.
Bimtek tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati PALI, Iwan Tuaji, S.H., M.H., mewakili Bupati PALI. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peran SAKIP sebagai instrumen utama dalam menciptakan pemerintahan yang transparan, efisien, dan berorientasi hasil. “Ini harus menjadi perhatian bagi kita semua. Pemerintah pusat sudah melakukan, dan kita di daerah harus mengikuti, mendukung, serta melaksanakan agar seluruh dinas memiliki efisiensi dan kinerja yang terukur,” ujarnya dengan penuh penekanan.
Kegiatan yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten PALI ini bukan sekadar rutinitas tahunan. Lebih dari itu, Bimtek SAKIP 2025 menjadi langkah strategis untuk memperkuat budaya kerja berbasis kinerja di seluruh jajaran pemerintahan. Melalui kegiatan ini, diharapkan setiap perangkat daerah dapat meningkatkan kualitas laporan akuntabilitas kinerja serta memperkuat sistem evaluasi berbasis hasil, bukan hanya pada output administratif.
Mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah, SAKIP menjadi kewajiban seluruh instansi untuk melaporkan capaian kinerja secara terukur. Hal ini, menurut Wabup Iwan, merupakan fondasi penting bagi tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).
“Ke depan, pada tahun 2027, saya harapkan ada peningkatan nyata dari kinerja OPD. Sesuai peraturan, akuntabilitas ini harus diwujudkan agar kinerja OPD lebih tepat dan terukur,” imbuhnya.
Iwan juga menggambarkan SAKIP sebagai “motor penggerak” yang akan membawa PALI menuju pemerintahan yang maju, transparan, dan berdaya saing. “Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah merupakan motor penggerak PALI Maju menuju Indonesia Emas,” tuturnya.
Bimtek yang berlangsung sehari penuh ini menjadi wadah bagi aparatur daerah untuk saling berbagi pengalaman, memperdalam pemahaman teknis, serta membangun komitmen bersama dalam mewujudkan pemerintahan yang profesional dan bertanggung jawab kepada masyarakat.
Dengan semangat kolaborasi, Pemerintah Kabupaten PALI berharap SAKIP tidak hanya menjadi laporan tahunan, tetapi menjadi budaya kerja yang hidup di setiap lini birokrasi — budaya yang menuntun PALI untuk terus melangkah menuju pemerintahan yang akuntabel, efektif, dan berintegritas.(Syam)
