Bantuan Alat Pengolahan Ikan Disalurkan ke Lima POKLAHSAR, Wujud Pemkab PALI Dukung UMKM Perikanan
PALI – Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terus bergerak nyata dalam memperkuat ekonomi kerakyatan, khususnya di sektor perikanan. Melalui Dinas Perikanan setempat, Pemkab PALI menyalurkan bantuan berupa alat pengolahan ikan kepada lima Kelompok Pengolah dan Pemasar (POKLAHSAR) yang tersebar di empat kecamatan, pada Selasa (24/02/2026).
Acara penyerahan bantuan berlangsung di Kantor Dinas Perikanan Kabupaten PALI, Kelurahan Handayani, Kecamatan Talang Ubi. Langkah ini merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas, produktivitas, serta daya saing usaha pengolahan ikan lokal agar mampu bertahan dan berkembang di tengah persaingan pasar yang semakin ketat.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten PALI, Ali Sadikin, S.P., M.P., menjelaskan bahwa bantuan ini hadir sebagai solusi konkret atas kendala yang sering dihadapi para pelaku usaha, terutama terkait sifat bahan baku ikan yang mudah rusak. “Selama ini, kelompok pengolahan ikan sering terkendala dengan masalah ikan yang cepat basi atau busuk. Dengan adanya alat pengolahan ini, diharapkan permasalahan tersebut dapat teratasi,” ujarnya.
Ali Sadikin menambahkan, bantuan ini tidak hanya bertujuan untuk memudahkan proses produksi, tetapi juga untuk mendorong peningkatan kualitas hasil olahan sehingga produk lokal dapat menembus pasar yang lebih luas. “Kami berharap bantuan ini benar-benar membantu para pelaku usaha agar produk olahan ikan mereka mampu bersaing di pasaran. Keberhasilan program ini sangat bergantung pada keseriusan kelompok penerima dalam memanfaatkan bantuan secara maksimal. Jika produksi meningkat, itu adalah tanda keberhasilan yang nyata,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Kelompok Pengolahan Ikan POKLAHSAR, Ledy Hidayat, menyampaikan rasa syukurnya atas perhatian yang diberikan Pemkab PALI kepada pelaku usaha perikanan skala kecil. “Kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Bupati PALI, Asgianto, yang melalui Dinas Perikanan telah memberikan kami bantuan sarana dan prasarana pengolahan ikan,” ucapnya.
Ledy berharap bantuan ini dapat menjadi pemicu semangat bagi seluruh anggota kelompok untuk terus meningkatkan produksi dan kualitas olahan ikan, sekaligus membuka peluang pasar baru. Bagi para pelaku UMKM perikanan, dukungan ini menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah yang tidak hanya hadir sebagai regulator, tetapi juga sebagai mitra yang mendampingi dan memberdayakan masyarakat demi pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.(Syam)
