Kebaikan Tidak Selalu Berbuah Baik: Kisah Siti Marbiah yang Diusir Anak Angkatnya dari Rumah

Kebaikan Tidak Selalu Berbuah Baik: Kisah Siti Marbiah yang Diusir Anak Angkatnya dari Rumah
Kebaikan Tidak Selalu Berbuah Baik: Kisah Siti Marbiah yang Diusir Anak Angkatnya dari Rumah

POTRETANDALAS.COM – Unggahan di media sosial mengisahkan bahwa seorang anak angkat dengan tega mengusir ibunya dari rumah mereka.

Dalam video yang diunggah oleh akun @banyuasinterkini di Instagram, detikcom melihat pada Selasa (7/11/2023) bahwa sedang berlangsung proses mediasi antara anak dan ibu angkat terkait masalah kepemilikan rumah.

Proses mediasi tersebut dilakukan di teras rumah dan dihadiri oleh pejabat setempat, pihak berwajib, dan warga sekitar. Dalam video tersebut, terlihat adanya ketegangan dan tidak ada kesepakatan yang tercapai.

BACA JUGA:  Kapolres PALI Gelar Pengecekan dan Pendataan Ranmor Dinas,Tegaskan Kesiapan Operasional 2025

Nampak dalam video berdurasi 2 menit tersebut, Siti Marbiah, seorang nenek berusia 76 tahun yang merupakan ibu angkat dari AY, terlihat sangat marah dan kecewa atas kejadian tersebut.

“Dalam hal ini, kamu selalu membela dia yang salah. Saya juga mengerti, Pak. Anda berdua sangat nyaman. Padahal rumah ini milik saya. Anda masih ingin membantu dia,” ujar Siti Marbiah dengan rasa kesal, seperti yang terlihat dalam unggahan video @banyuasinterkini, Selasa (7/11/2023).

Sementara itu, beberapa orang berusaha menenangkan Siti Marbiah yang sedang emosional. Beberapa orang dalam video tersebut juga mengungkapkan kekecewaan mereka terhadap sikap AY yang berusaha menguasai rumah Siti.

BACA JUGA:  Polres PALI Gelar Giat Patroli Perintis Presisi, Begini Jelasnya

Dari unggahan tersebut, di ketahui bahwa awalnya Siti Marbiah memberikan rumah tersebut kepada AY untuk di rawat. Selain itu, Siti juga meminta AY untuk merawatnya karena ia sudah tua dan sakit-sakitan.

Seiring dengan pepatah yang mengatakan bahwa kebaikan tidak selalu mendapatkan balasan yang baik, kebaikan yang di lakukan oleh Siti Marbiah justru berbuah buruk.

BACA JUGA:  Tim UKL I Polres PALI Gelar Razia Terpadu KRYD, Ini Tujuannya

AY, dengan tega, mengunci rumah beserta pagarannya. Selain itu, menurut pengakuan Siti, AY enggan merawat diri nya dan memperlakukannya seperti seorang pembantu.

Setelah di usir dari rumahnya sendiri, Siti Marbiah terpaksa tinggal di rumah kerabatnya. Dengan bantuan dari kuasa hukumnya, ia berencana untuk membatalkan surat hibah dan sertifikat rumah yang telah ia berikan kepada AY.

Namun, AY menolak untuk mengembalikan sertifikat rumah tersebut dengan alasan bahwa rumah tersebut sudah menjadi hak miliknya.