Melalui Tangan Dinginnya Irwan, ST. Guru Honorer Sekolah Swasta Harapkan Dampak Positif  

 

PALI,PA – Problematika tentang guru honorer tidak pernah lepas pada era sekarang ini, mulai dari ketidakpastian dengan statusnya sampai dengan pengangkatan PPPK yang menjadi tanda tanya di kalangan para guru ini sendiri.

 

Berbicara mengenai PPPK sekarang ini menimbulkan hal positif dan juga hal negatif di lingkungan para pendidik, terutama bagi pendidik yang berasal dari sekolah swasta. Status PPPK yang menjadi ASN, mengharuskan para guru yang sudah di angkat menjadi ASN berpindah ke sekolah-sekolah negeri tanpa terkecuali di PALI ini sendiri.

 

Efek domino yang dihasilkan adalah berdampak nya pada sekolah-sekolah swasta yang ada di daerah, karena para guru-guru lebih berbondong-bondong ingin mengajar di Sekolah Negeri dan Sekolah swasta pun mengalami ketertinggalan dalam SDM-nya.

BACA JUGA:  Asri - Irwan Pasangan dalam Pilkada PALI, Warganet; Meledakk!!

Hal ini di ungkapkan oleh Pebri Perdiansia salah satu guru honorer di sekolah swasta yang ada di Kecamatan ABAB.

“Pengangkatan PPPK secara besar-besaran ini memiliki efek kepada sekolah swasta yang masih berkembang semakin terpuruk. Ditambah lagi penghasilan guru-guru honorer di sekolah swasta sangat lah kecil. Sehingga banyak yang tidak tertarik untuk mengajar di sekolah swasta,”tuturnya.

 

Kemudian ia menambahkan nasib guru honorer di sekolah swasta sangat memperihatinkan.

“Nasib para guru honorer di sekolah swasta itu sangat memperihatinkan, dahulu ada yang namanya intensif tunjangan guru di Kabupaten PALI tapi entah kenapa intensif tersebut dihilangkan. Padahal itu sangat berguna untuk menambah pemasukan guru honorer,” tambahnya.

BACA JUGA:  Jaga Stabilitas Kamtibmas Wilayah Hukum Polres PALI, Polsek Talang Ubi Intensifkan KRYD

 

Pebri berharap melalui tangan dingin Pak Irwan selaku Calon Bupati PALI tahun 2024-2029 jika nanti terpilih menjadi Bupati PALI memperhatikan sekolah-sekolah swasta dan guru honorer di sekolah tersebut, serta mengembalikan intensif yang sebelumnya pernah ada di Kabupaten PALI.

“Saya selaku guru honorer di sekolah swasta berharap nanti untuk bisa lebih memperhatikan sekolah sekolah swasta dan kesejahteraan guru2 honorer yg belum diangkat menjadi PPPK. Serta mengmbalikan kembali INSENTIF transport guru honorer. Guna menunjang kesejahteraan guru di Kabupaten PALI,”kata Pebri.(Red)