Kades Tidak Banyak Hadir, Pembentukan BKAD kecamatan Penukal Gagal Terlaksana

Kades Tidak Banyak Hadir, Pembentukan BKAD kecamatan Penukal Gagal Terlaksana

PALI, Potret Andalas.Com — Musyawarah pembentukan Badan Kerjasama Antar Desa di Kecamatan Penukal Gagal Terbentuk, Hal ini terjadi karna Persyaratan tidak terpenuhi yaitu banyak Kepala Desa yang tidak hadir, Sabtu (1/10/22).

Karna yang di undang oleh Pihak Kecamatan ia itu seluruh Kades Sekecamatan Penukal.dan seluruh Ketua BPD Sekecamatan Penukal.
Tapi yang hadir hanya dua Kepala Desa.sedangkan Kepala Desa seluruh Kecamatan Penukal ada 13 kepala Desa.

Acara berlangsung pada jum’at 24/9/2022, di Aula Kantor Camat Penukal, yang hadir hanya Kepala Desa Air itam timur ia itu Alamsyah makmun
dan Kepala Desa Raja jaya, Padilah.

Karna tidak mencapai separuh atau 50%+1 dari jumlah yang di undang.maka rapat tersebut batal.

Banyak Kades yang mengirim wakilnya tapi karna yang menanda tangani hasil keputusan rapat itu Kepala Desa ,maka wakil pun tidak berfungsi.

Dalam acara tersebut di hadiri oleh TA Kabupaten Ibu Rivayanti Spd Mpd.dan Pendamping Desa Rica ST dan Idra S Com.
Serta PLD yang selalu aktip di setiap acara Desa ia itu pak Adiar,Baharudin.

BACA JUGA:  Pastikan Kemananan dan Ketertiban Masyarakat, Polsek Penukal Abab Gelar KRYD, Begini Jelasnya 

Sedangkan yang dari Kecamatan selaku pembuka acara dan Pemimpin rapat ia itu ibu Evi ST.

Dalam kata sambutannya ibu Evi memohon maaf bahwa Camat tidak bisa hadir, karna lagi ada Dinas Luar, dam dia mengatakan Camat merasa kecewa berat atas tidak hadirnya para Kades-Kades yang di Undang.

Dalam paparanya beliau menekan agar Kades raja jaya Padilah sebagai ketua Forum Kades Sekecamatan Penukal, untuk menghibau agar rekan- rekannya para Kades tidak mengangap sepeleh permasalahan BKAD.

Juga ke pada BPD agar menegur Pemdes yang malas ngantor.karna BKAD ini amat penting yang ada hubungannya dengan BUMdes dan BUMdesma nantinya.lanjut bu Evi

“jika nanti dlm Dana Desa yang berkaitan dgn BKAD , ada yang tidak bisa di jalankan. akibat tidak adanya petugas yang di bentuk atau di tunjuk dalam ke pengurusan BKAD.
maka Dana tersebut akan menjadi silfa pada akhir tahun,” ujarnya.

meski pun acara batal memutuskan hasil kesimpulan karna yang menanda tanggani keputusan itu para Kades,tapi pemaparan materi di sampaikan oleh Ibu Evi dan TA dari Kabupaten Ibu Revayanti Spd Mpd.

BACA JUGA:  Kapolres Pali Kunjungi Polsek Penukal Abab, Tekankan Profesionalisme dan Pelayanan Humanis

Ibu TA menjelaskan dalam rangka Memoderinisasi dan semua serba Digital, tentunya jika ada petugas yang di tunjuk dan nantinya akan di latih.nilai positifnya untuk Desa kita tidak tertinggal dari desa -desa yang lainnya.

Ibu TA juga menjelaskan syarat-syarat untuk menjadi pengurus BKAD, boleh dari masyarakat,boleh dari Perangkat Desa,boleh anggota BPD tapi jangan Ketua BPDnya ,setiap desa hanya satu wakil saja tutup Ibu TA.

Di akhir rapat Ibu Evi dengan berbagai masukan dari Kades dan BPD.Akhirnya Ibu Evi menyimpulkan untuk memudahkan acara selanjutnya Ibu Evi mengajak para peserta rapat untuk sepakat di acara kedepannya dari Desa masing masing sudah ada satu orang yang di tunjuk dari Desa dan nantinya bila ada Kades yang tidak hadir. Wakil Nya akan membawa berkas untuk di tanda tanggani oleh Kades yang tidak hadir . dengan istilah jemput bola.

BACA JUGA:  Tim UKK I Polsek Penukal Abab Gelar KRYD Jaga Kamtibmas di Wilayah Hukumnya

tapi kalau bisa jangan sampai terjadi hal yg seperti ini.sebab ini kan Pekerjaan Desa yang di Fasilitasi oleh pihak Kecamatan, tukas bu Evi.

Dan satu hal lagi sebelum acara di tutup ada salah satu pertanyaan dari Anggota BPD.bagai mana mengenai honor yang di tunjuk nantinya???

Ibu Evi dan rekan rekan peserta rapat tersenyum semua…karna pertanyaan ini penting dan sangat sensitif….

takut nya yang di tunjuk mintak honor ke pada siapa.?ujar rekan BPD yg bertanya.

maka Ibu Evi menjelaskan,
“untuk sementara belum ada.tapi setiap kali ada kegiatan dan Pelatihan ada ongkosnya,” ujarnya bu Evi.

dan ini memang perjuangan nantinya jika BUMdesnya berjalan dan ada kerja sama anatara Desa yang baik tentuk akan berdampak baik bagi pengurus dan juga Desa .
semoga Kedepannya jangan lagi terjadi hal semacam ini yang sangat membuat kecewa Kami di tingkat Kecamatan.
ini kan pekerjaan Desa tapi kok kades nya Abai tidak aktif,”tutup bu Evi.

Penulis ; Darmadi