Ruang Belajar SDN 9 Abab Rusak Parah, Begini Penjelasan Dinas Pendidikan PALI

Oplus_131072

PALI – Potretandalas.com — Di Era Sumsel gemilang menuju Indonesia emas, sangat disayangkan masih terdapat bangunan gedung Sekolah Dasar yang sangat memprihatikan dan yang mengalami rusak parah, Seakan ada pembiaran dari Dinas terkait.

Sekolah dasar yang merupakan tempat anak dididik sebagai penerus bangsa untuk menimba ilmu. akan tetapi menghadapi penuh kecemasan dan kekhawatiran di dalam belajar dan mengajar di karenakan kondisi bangunan gedung yang sudah banyak mengalami kerusakan, terutama atap,dan plafon nya yang lepas.

Berdasarkan laporan masyarakat desa prambatan kecamatan Abab kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), awak media Potret Andalas menelusuri dan mendatangi lokasi Sekolah Dasar Negri 9 Abab,dan memang benar ada nya kerusakan di bagian atap, plafon terdapat di Lima ruangan kelas dan 3 ruangan MCK.

BACA JUGA:  Serius Berantas Narkoba, Polres PALI Gelar Razia dan Tes Urin Untuk Semua Golongan Masyarakat 

Ketua LSM PMP, Saparudin mengatakan,
Bahwa pihaknya sudah beberapa kali menyampaikan ke Dinas terkait mengenai kerusakan gedung sekolah ini, namun belum ada tindakan yang nyata ,cetus nya ke media ini, Minggu (6/7/2025).

Saparudin juga mengharapkan agar pemerintah daerah melalui dinas pendidikan agar segera melakukan perbaikan pada gedung sekolah dasar negri 9 Abab ini sebelum terjadi Koban jiwa atas reruntuhan dari bangunan ruang ruang sekolah ini

“Ini akan kami sampaikan di dalam agenda demo di kejaksaan agung Jakarta salah satu ini akan kami suarakan,mengapa sampai separah ini kerusakan gedung sekolah? Seakan ini di biarkan saja pada hal kerusakan sudah lama, mungkin di Indonesia raya sekolah dasar negri 9 ini yang paling memprihatinkan, seakan tidak ada perhatian oleh dinas pendidikan dan kami sangat menyayangkan atas sikap diam Pemerintah Daerah dan dinas pendidikan membiarkan anak didik belajar di bawah atap yang bolong dan plafon nya amblas dan berseleweran yang tinggal menunggu waktu lepas dan jatuh,”paparnya.

BACA JUGA:  Polsek Talang Ubi Gelar Pengamanan Kampanye Dialogis Paslon Nomor Urut Satu, begini Jelasnya

Saparudin juga menerangkan, “Kalau saat musim hujan, pada saat aktivitas belajar mengajar tiba-tiba hujan turun, maka murid-murid serta merta berlarian keluar, karena basah kuyup dan takut tertimpa bangunan,” ujarnya.

Terpisah, kepala Sekolah SDN 9 Abab, Amsi, menjelaskan, bahwa dia menjadi kelapa sekolah tersebut baru 1 setengah tahun,dan ini sudah dalam keadaan rusak parah.

BACA JUGA:  BPN PALI Gelar Sosialisasi Implementasi Sertifikat Elektronik, Desa Betung Barat Jadi Percontohan Pertama

“Kami sudah beberapa kali mengajukan ke pemerintah daerah melalui dinas pendidikan dan ke DPRD kabupaten PALI,
Kami sangat khawatir dalam melakukan tugas belajar mengajar di ruangan kelas yang sudah mengalami rusak berat,kami takut terjadi hal yang tidak di inginkan semua pihak,jika terjadi hal hal yang tidak di inginkan siapa yang yang bertanggung jawab,”keluhnya.

Sementara itu, Plt, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten PALI, Harun, SH,.MH,. Saat di konfirmasi mengatakan,

“Terima kasih pak, sudah kami anggarkan di tahun ini,” terangnya singkat. (Lidian/Syam)

 

Penulis: Lidian HeriEditor: Syam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *