Ada Calon Bupati Purwakarta Pasang Baliho Secara Ilegal, Bapenda Purwakarta Buru Vendor Nakal

 

POTRETANDALAS.COM– Bicara Pilkada Purwakarta 2024 memang asyik buat bahan perbincangan, muncul berbagai gosip politik diantara tim pemenangan, relawan dan simpatisan.

 

Bahkan tak jarang, diantara mereka saling memojokan, saling bongkar aib, saling mengejek calon lainnya. Ya intinya, calon yang mereka dukunglah yang terbaik.

Nah dari berbagai perbincangan seputar Pilkada Purwakarta 2024 tersebut, ada informasi menarik yang didapat, yakni ada salah satu calon yang diduga kuat melakukan pemasangan baliho secara ilegal.

 

“Ada calon yang diduga maling space reklame atau iklan. Belum juga jadi Bupati uda maling,” kata Ketua Tim Pemenangan salah satu kandidat bakal calon Bupati Purwakarta kepada potretandalas.com dikediamannya, Kamis (6/6/2024).

BACA JUGA:  Jelang Nataru, Polsek Penukal Abab Intensifkan Monitoring Wisata Paye Biru 

 

Menurut dia, informasi tersebut sangat valid. Karena, lanjut dia, saat ia menghubungi salah satu vendor yang memegang salah satu space iklan/reklame tersebut, pihak vendor menyatakan space tersebut masih kosong.

 

Ia pun lantas menyetujui untuk memberikan DP (Down Payment) kepada vendor tersebut untuk jangka pemasangan beberapa bulan kedepan.

 

“Setelah saya bayar DP, saya cek lokasi. Dan ternyata di space reklame tersebut sudah ada baliho salah satu calon Bupati,” kata dia.

 

Memdapati hal itu, ia kaget dan langsung kontak pihak vendor untuk mempertanyakan peristiwa tersebut.

 

“Space tersebut kosong dan tidak ada pembayaran atau pemberitahuan kepada kami selaku pemilik space iklan,” katanya menirukan ucapan vendor.

BACA JUGA:  Bupati PALI Hadiri Tebar Benih Ikan (Restocking) di Desa Pengabuan Timur. 

 

Dengan demikian, ia menyimpulkan bahwa perbuatan tim dari bakal calon tersebut adalah maling dan ilegal lantaran tidak membayar pajak.

 

“Itu maling dan perbuatan ilegal karena yang bersangkutan tidak bayar pajak sebagai salah satu sumber pendapatan daerah,” jelasnya.

 

Kepala Bapenda Purwakarta, Aep Durohman saat akan dikonfirmasi mengenai persoalan tersebut tidak dapat ditemui karena sedang ada rapat.

 

“Mohon maaf saya lagi rapat. Coba temui bapak Irfan,” kata Aep menjawab pesan Whatsapp. Upaya menemui bapak Irfan juga gagal karena yang terkait juga sedang rapat.

 

Namun salah satu pegawai di kantor Bapenda Purwakarta yang juga bagian penagihan menyatakan pihaknya (Bapenda) tengah memburu bebarapa vendor nakal yang belum membayar kewajiban kepada pihak Bapenda.

BACA JUGA:  Kapolres PALI Tekankan Pencegahan Dini Gangguan Kamtibmas, Polsek Talang Ubi Intensifkan KRYD

 

“Saya tau calon yang dimaksud. Tapi kami tidak bisa menagih secara langsung, lantaran kami berurusan langsung dengan vendor. Bahkan kami sedang memburu vendor nakal tersebut,” kata dia seraya berpesan untuk tidak menyebutkan namanya.

 

Penasaran ya? Tunggu edisi selanjutnya, redaksi akan membuka secara terang benderang, siapa nama calon Bupati tersebut?. (Zul)