Karyawan PHL PT GBS Ditemukan Meninggal, Warga Soroti Lambatnya Informasi

Oplus_131072

Sehari Tak Pulang, PHL PT GBS Ditemukan Meninggal di Lokasi Kerja

PALI,PA — Kabar duka menyelimuti Desa Betung Barat, Kecamatan Abab, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Sutrisno alias Gancu, seorang pegawai harian lepas (PHL) di PT GBS, ditemukan meninggal dunia pada Minggu (15/02/2026) pagi. Korban diketahui bekerja di bidang pengecekan kedalaman air di lingkungan perusahaan tersebut.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban diduga meninggal akibat tersambar petir. Dugaan ini diperkuat dari kondisi tubuh korban yang ditemukan dengan bekas seperti terbakar.

BACA JUGA:  PENGAMANAN FINAL STQH TINGKAT PROVINSI SUMSEL 2025 DI KABUPATEN PALI BERLANGSUNG AMAN DAN KONDUSIF

Asisten Manager Divisi I PAM (Plasma Abab Makmur) PT GBS, Heri BW, membenarkan adanya dugaan tersebut.

“Masih diduga tersambar petir karena melihat dari kondisi korban dan ada bekas seperti terbakar di tubuhnya,” ujar Heri.

Ia juga menjelaskan bahwa pada Sabtu (14/02/2026) sekitar pukul 13.00 WIB, di wilayah tersebut sempat terjadi gerimis yang disertai suara petir cukup keras.

BACA JUGA:  Diduga Oknum Petugas Unit Bank Babat Tidak Bisa Melayani Nasabah Dengan Baik

“Memang kemarin sekitar jam satuan ada suara petir keras disertai gerimis,” tambahnya.

Korban ditemukan pada Minggu pagi sekitar pukul 07.00 WIB dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Sebelumnya, pihak keluarga mulai melakukan pencarian setelah istri korban melapor kepada keluarga karena korban tidak kunjung pulang ke rumah.

Peristiwa ini pun memunculkan sejumlah pertanyaan dari masyarakat setempat. Warga menyayangkan informasi kejadian baru diketahui setelah satu hari, dan kabar tersebut justru diperoleh dari pihak keluarga korban.

BACA JUGA:  SATLANTAS POLRES PALI GELAR OPERASI KESELAMATAN MUSI 2025 DI SIMPANG TAIS, TINGKATKAN KESADARAN BERLALU LINTAS

“Sangat disayangkan mengapa informasi kejadian ini baru diketahui setelah satu hari dan kabarnya justru dari keluarga, bukan dari pihak perusahaan. Padahal kan ada mandornya,” ungkap seorang warga Betung yang enggan disebutkan namanya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi lebih lanjut terkait hasil pemeriksaan medis maupun kronologi lengkap kejadian tersebut.(Man/Syam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *