PALI – Semangat merah putih tampak menyala di Gedung Pendopoan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Rabu (12/11/2025). Ratusan pengurus koperasi dari berbagai desa dan kelurahan tampak antusias mengikuti Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Tahun 2025.
Di tengah tantangan ekonomi modern dan derasnya arus digitalisasi, Pemerintah Kabupaten PALI terus berupaya memperkuat peran koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan. Melalui kerja sama antara Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Selatan serta Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten PALI, pelatihan ini menjadi langkah nyata menuju kemandirian ekonomi desa dengan tema besar “SDM dan Talenta Unggul Menuju Indonesia Emas 2045.”
Pelatihan yang berlangsung selama tiga hari hingga 14 November itu dibuka secara resmi oleh Asisten II Setda Kabupaten PALI, Rizal Pahlevi, AP., M.Si., didampingi perwakilan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumsel. Dalam sambutannya, Rizal menegaskan pentingnya transformasi koperasi agar tidak tertinggal oleh perubahan zaman.
> “Koperasi harus bertransformasi, bukan hanya menjadi wadah simpan pinjam, tetapi motor penggerak ekonomi yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing tinggi,” tegasnya.
Sebanyak 142 peserta yang terdiri dari ketua dan sekretaris koperasi Merah Putih dari seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten PALI mengikuti pelatihan ini. Mereka tidak hanya diajak memahami teori, tetapi juga diajak menajamkan kemampuan praktis dalam tata kelola kelembagaan, manajemen keuangan, inovasi layanan, dan pengembangan usaha koperasi berbasis digital.
Untuk memperkaya wawasan, panitia menghadirkan narasumber dari berbagai lembaga, seperti Koperasi Nahdlatul Ulama (NU), Kantor Pos Prabumulih, Kantor Pelayanan Pajak Prabumulih, dan Bank BRI Cabang Prabumulih.
Tak berhenti di situ, pada hari kedua peserta juga akan mendapatkan materi langsung dari para pakar nasional, di antaranya Prof. Ir. Ambar Pertiwiningrum, M.Si., Ph.D., IPU., ASEAN ENG, Dr. Supriyadi, M.Si., Dr. Maulana, SE., Ak., MM., CMA., CSBA., CDMP, Dr. Novalia Nurkadina, SE., M.Si., serta Jhoni Sibarani dari Koperasi Mitra Sejahtera Enim Lestari PT Tanjung Enim Lestari.
Bagi Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten PALI, Raden Abdurrohman, M.Pd., kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan bagian dari gerakan besar membangun ekonomi berbasis gotong royong.
> “Pelatihan ini diharapkan mampu mencetak SDM koperasi yang tidak hanya paham teori, tetapi juga mampu menerapkannya secara kreatif dan inovatif di lapangan. Kita ingin koperasi desa benar-benar hidup, aktif, dan berdampak pada kesejahteraan masyarakat,” ujar Rohman penuh semangat.
Ia juga memastikan pelatihan ini tidak berhenti di ruang kelas. Dinas Koperasi dan UKM PALI berkomitmen untuk melakukan pendampingan berkelanjutan agar koperasi-koperasi Merah Putih menjadi teladan bagi daerah lain.
> “Kami akan kawal agar koperasi Merah Putih ini menjadi contoh koperasi tangguh di Sumatera Selatan,” tegasnya optimistis.
Suasana pelatihan yang hangat dan penuh semangat menggambarkan tekad kuat Pemkab PALI dalam menumbuhkan SDM koperasi yang profesional dan visioner. Melalui kegiatan ini, diharapkan koperasi di tingkat desa tidak lagi sekadar simbol, tetapi benar-benar menjadi motor penggerak ekonomi rakyat menuju Indonesia Emas 2045 — di mana kemandirian dan kebersamaan menjadi fondasi kemajuan.(Sekber)
