PALI – Polsek Talang Ubi kembali menggelar Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) dengan fokus pencegahan tindak pidana pada Minggu malam (30/11/2025), mulai pukul 20.30 hingga 22.30 WIB. Patroli kepolisian ini dilakukan sebagai upaya berkelanjutan untuk meminimalisir potensi kriminalitas dan menciptakan rasa aman bagi masyarakat di wilayah hukum Polsek Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).
Kegiatan dipimpin oleh Pawas Polsek Talang Ubi, Aipda Deni Irawan, S.H., bersama personel yang sedang bertugas. Setelah apel pembukaan, petugas bergerak menyambangi kerumunan pemuda yang sedang nongkrong di sejumlah titik keramaian di Kecamatan Talang Ubi. Himbauan disampaikan agar menghindari balap liar, tawuran, maupun kegiatan yang dapat memicu kejahatan dan segera pulang jika tidak memiliki kepentingan mendesak.
Tidak hanya itu, patroli juga menyasar titik-titik strategis yang dinilai rawan tindak kriminal, seperti kawasan Lapangan Gelora di Pendopo, lapangan golf, Bank BRI, Bank BSI Handayani Mulya, Indomaret Handayani, serta Alfamart Simpang Airport. Seluruh rangkaian pelaksanaan berlangsung aman dan kondusif, kemudian ditutup dengan apel konsolidasi guna mengevaluasi efektivitas langkah pencegahan.
Berdasarkan data internal Polsek Talang Ubi, dalam tiga bulan terakhir tercatat penurunan angka kejahatan sekitar 15 persen setelah kegiatan KRYD difokuskan pada tindakan preventif dan kehadiran polisi di lapangan semakin intens.
Melalui keterangan resmi yang disampaikan juru bicara AKP Ardiansyah, S.H., Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K., menegaskan bahwa kepolisian akan terus memperkuat strategi pencegahan untuk menutup ruang gerak pelaku kejahatan.
“Langkah-langkah seperti ini harus selalu dipertahankan dan ditingkatkan, karena pencegahan jauh lebih baik daripada penanggulangan. Dengan berada di tengah masyarakat, memberikan himbauan, dan memantau titik-titik strategis, kita berusaha meminimalkan peluang terjadinya kejahatan dan membuat masyarakat merasa aman,” ujar Kapolres.
Ia menambahkan bahwa kelompok pemuda menjadi perhatian serius karena rentan terlibat atau menjadi korban tindak kriminal.
“Pemuda-pemudi adalah kelompok yang perlu diperhatikan, karena mereka berpotensi menjadi korban maupun pelaku. Oleh karena itu, himbauan yang diberikan diharapkan dapat membimbing mereka ke arah perilaku yang baik dan menjauh dari segala bentuk kejahatan,” tambahnya.
Sebagai tindak lanjut, Polsek Talang Ubi berkomitmen meningkatkan frekuensi KRYD pada hari libur dan waktu malam yang memiliki tingkat kerawanan tinggi, serta memperkuat kolaborasi dengan tokoh masyarakat untuk memperluas jangkauan pencegahan ke tingkat desa.
“Serta melakukan kerja sama dengan tokoh masyarakat untuk memperkuat sinyal pencegahan kejahatan di tingkat desa,” pungkasnya.(Syam)
