PALI,PA- Ratusan petani tampak menyingsingkan celana, menjejakkan kaki pada lumpur sawah yang baru dicetak di Desa Betung Barat, Kecamatan Abab. Suasana Minggu siang itu (30/11/2025) terasa berbeda—bukan sekadar kegiatan bercocok tanam seperti biasa, tetapi sebuah langkah bersama untuk menjaga napas kehidupan: pangan untuk masyarakat PALI.
Di hamparan lahan baru yang mulai hijau muda itu, pejabat dari lintas instansi berdiri berbaur dengan para petani. Dari perwakilan pemerintah daerah, TNI–Polri, hingga perangkat desa—semuanya larut dalam optimisme yang sama. Tanam Padi Serentak Tahun 2025 digelar sebagai wujud nyata komitmen memperkuat ketahanan pangan menuju kemandirian daerah.
Polsek Penukal Abab menurunkan perwakilan melalui Bhabinkamtibmas Desa Air Itam, Aipda Zulkarnain, yang hadir mewakili Kapolsek Penukal Abab AKP Dedy Kurnia, S.H. Kehadirannya menjadi pesan tegas bahwa sektor pertanian juga merupakan bagian penting dari menjaga keamanan dan kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan yang dimulai pukul 13.00 WIB itu turut dihadiri Dandim Muara Enim Letkol Inf. Tri Budi, Kepala Dinas Pertanian PALI Ahmad Joni, S.P, Asisten III Setda PALI Drs. Haryono, Camat Abab M. Rizal Fahlepi, S.H., serta Kepala Desa Betung Barat Rozali, S.H., pendamping desa, dan ketua BPD setempat.
Ketahanan Pangan Adalah Ketahanan Daerah
Di sela aktivitas menanam, suara kerja sama itu semakin jelas tercermin dari pesan pimpinan tertinggi kepolisian di PALI. Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Penukal Abab AKP Dedy Kurnia, menyampaikan bahwa pangan adalah pondasi dari stabilitas sosial.
“Ketahanan pangan bukan hanya berbicara tentang ketersediaan hasil panen, tetapi juga tentang stabilitas daerah. Polres PALI mendukung penuh setiap langkah dan program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan tanam padi serentak ini adalah contoh nyata bagaimana sinergi antar instansi menjadi kunci keberhasilan,” tegasnya.
AKP Dedy Kurnia menambahkan, kehadiran Polri di tengah para petani merupakan bagian dari upaya memastikan keamanan dan kelancaran program strategis pertanian.
“Kami siap memastikan setiap program pertanian berjalan aman, tertib, dan lancar. Semoga program cetak sawah dan tanam serentak ini mampu mendorong produktivitas petani serta menunjang ketahanan pangan di Kecamatan Abab,” tuturnya.
Harapan Baru dari Tanah yang Dilumpuri Peluh
Di Betung Barat, padi yang baru ditanam itu seolah menjadi simbol harapan baru. Harapan yang tumbuh dari sinergi, gotong royong, dan semangat berdikari. Langkah-langkah kecil para petani hari ini akan menjadi langkah besar bagi masa depan pangan di PALI.
Sebagaimana butir padi yang tumbuh dari tanah, kemandirian pangan pun lahir dari kebersamaan.(Syam)
