Karyawan PHL PT GBS Ditemukan Meninggal, Warga Soroti Lambatnya Informasi

Oplus_131072

Sehari Tak Pulang, PHL PT GBS Ditemukan Meninggal di Lokasi Kerja

PALI,PA — Kabar duka menyelimuti Desa Betung Barat, Kecamatan Abab, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Sutrisno alias Gancu, seorang pegawai harian lepas (PHL) di PT GBS, ditemukan meninggal dunia pada Minggu (15/02/2026) pagi. Korban diketahui bekerja di bidang pengecekan kedalaman air di lingkungan perusahaan tersebut.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban diduga meninggal akibat tersambar petir. Dugaan ini diperkuat dari kondisi tubuh korban yang ditemukan dengan bekas seperti terbakar.

BACA JUGA:  Wakapolda Sumsel Bersama Kasdam II Sriwijaya Pimpin Bakti Sosial dan Bakti Kesehatan Alumni Akabri 1994 

Asisten Manager Divisi I PAM (Plasma Abab Makmur) PT GBS, Heri BW, membenarkan adanya dugaan tersebut.

“Masih diduga tersambar petir karena melihat dari kondisi korban dan ada bekas seperti terbakar di tubuhnya,” ujar Heri.

Ia juga menjelaskan bahwa pada Sabtu (14/02/2026) sekitar pukul 13.00 WIB, di wilayah tersebut sempat terjadi gerimis yang disertai suara petir cukup keras.

BACA JUGA:  Kolaborasi Pers dan Hulu Migas, Safei; Peningkatan lifting minyak memiliki peran penting Wujudkan Asta Cita dan Program Prioritas Pemerintahan Prabowo-Gibran

“Memang kemarin sekitar jam satuan ada suara petir keras disertai gerimis,” tambahnya.

Korban ditemukan pada Minggu pagi sekitar pukul 07.00 WIB dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Sebelumnya, pihak keluarga mulai melakukan pencarian setelah istri korban melapor kepada keluarga karena korban tidak kunjung pulang ke rumah.

Peristiwa ini pun memunculkan sejumlah pertanyaan dari masyarakat setempat. Warga menyayangkan informasi kejadian baru diketahui setelah satu hari, dan kabar tersebut justru diperoleh dari pihak keluarga korban.

BACA JUGA:  POLSEK TALANG UBI GELAR KRYD: KOMITMEN POLRI DALAM MENJAGA KEAMANAN DAN KETERTIBAN MASYARAKAT

“Sangat disayangkan mengapa informasi kejadian ini baru diketahui setelah satu hari dan kabarnya justru dari keluarga, bukan dari pihak perusahaan. Padahal kan ada mandornya,” ungkap seorang warga Betung yang enggan disebutkan namanya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi lebih lanjut terkait hasil pemeriksaan medis maupun kronologi lengkap kejadian tersebut.(Man/Syam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *