PALI – Personel Satlantas dan Samapta Polres PALI melaksanakan pengaturan lalu lintas (gatur) di kawasan SPBU Beracung, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, Kamis (9/7/2026) malam. Pengaturan dilakukan menyusul antrean kendaraan yang kembali memanjang hingga meluber ke badan jalan dan berpotensi mengganggu arus lalu lintas.
Kondisi lalu lintas terpantau ramai namun tetap lancar berkat kehadiran personel kepolisian yang mengatur arus kendaraan di sekitar pintu masuk dan keluar SPBU. Kendaraan roda dua maupun roda empat tampak mengantre untuk mengisi bahan bakar, sehingga sebagian antrean memakan badan jalan.
Fenomena antrean panjang di SPBU Beracung disebut bukan kali pertama terjadi. Dalam beberapa minggu terakhir, antrean kendaraan kerap mengular hingga ke jalan umum, terutama pada jam-jam tertentu. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat memicu kemacetan sekaligus meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas bagi pengguna jalan yang melintas.
Sejumlah masyarakat berharap persoalan antrean tersebut segera mendapatkan solusi sehingga aktivitas masyarakat tidak lagi terganggu. Mereka menginginkan kondisi pelayanan di SPBU kembali normal seperti sebelumnya.
Salah seorang warga menyampaikan harapannya agar pengelola SPBU segera melakukan langkah-langkah perbaikan dalam pengaturan antrean kendaraan.
“Kami berharap kondisi ini bisa kembali normal seperti dulu. Antrean kendaraan jangan sampai memakan badan jalan karena sering menyebabkan kemacetan dan mengganggu pengguna jalan lainnya,” ujar seorang warga di lokasi.
Masyarakat juga meminta pihak pengelola SPBU melakukan evaluasi terhadap sistem pelayanan agar antrean kendaraan dapat tertib dan tidak meluas hingga ke ruas jalan utama.
“Kami berharap pihak SPBU segera menentukan langkah-langkah yang tepat supaya keadaan kembali normal. Pengaturan antrean harus lebih baik agar tidak mengganggu arus lalu lintas,” tambahnya.
Sementara itu, personel Polres PALI terus melakukan pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi guna memastikan arus kendaraan tetap berjalan lancar dan mengantisipasi kemacetan. Kehadiran polisi di lapangan juga bertujuan memberikan rasa aman kepada masyarakat serta mencegah potensi gangguan keselamatan akibat antrean kendaraan yang meluber ke badan jalan.(Red)
