Warga Desa Betung Barat Mengeluhkan Drainase Tertutup material Bangunan Proyek SDN 3 Abab
PALI,Potretandalas.com–Warga Desa Betung, Kecamatan Abab, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) memprotes proyek pembangunan ruang guru, pasalnya material proyek menutupi saluran drainase.
Material proyek yang diletakan di luar pagar atau luar lingkungan SDN 3 Abab menutupi drainase, mejadi protesan warga Sebab ketika hujan turun, air yang masuk ke dalam drainase tidak dapat mengalir melainkan meluap ke mana-mana,Hingga memicu terjadinya genangan air di daerah sekitar.
S.Dewa Salah satu aktivis Muda yang ada di kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mengatakan di awak media pada (7/10/2022) “Kenapa ini materialnya bangunan proyek di tarok sebarangan sehingga saluran drainase tertutup saya meminta agar masyarakat jangan di rugikan”ujar Dewa.
“Pikirkanlah kalau minsalnya hujan yang sangat lebat air akan meluap dan pastinya mengalir ke jalan dan mengakibatkan mengeluarkan limbah rumah tangga yang ada di dalam drainase dan jelas limbah tersebut akan membuat bau yang tidak sedap di jalan,” paparnya.
“saya meminta agar pelaksana proyek untuk membersihkan dan mengeruk material yang menutupi saluran drainase itu,Supaya tidak menghalangi sirkulasi air yang mengalir”, pungkasnya.
Sementara itu kapala sekolah SDN 3 Abab saat di konfirmasi menjelaskan “,Kami sebagai pihak sekolah sudah mengizinkan penempatan matarial itu ke dalam drainase karena mobil teruk tidak bisa masuk ke dalam lingkungan sekolah di karnakan pintu gerbang sekolah terlalu kecil untuk mobil truk lewat ” jelasnya.
Sambung nya lagi,”Semantara itu kalau bangunan selesai material yang di dalam parit akan di bersihkan oleh pihak kontraktor kalau semisalnya tidak membersihkan matarial itu kami pihak sekolah akan turun tangan untuk membersihkannya” tutupnya.
Saat di konfirmasi melalui via WhatsApp kepala Desa Betung Barat Rozali terkait prihal diatas memberikan tanggapan”Dari sebelum kunjungan kerja Gubernur Sumsel sudah di sarankan untuk dirapikan namun tidaklah di respon oleh pihak kontraktor”katanya.
Terpisah saat di konfirmasi awak media melalui via WhattsAp pihak kontraktor tidak menjawab bahkan memblokir nomor hp wartawan dan tidak ada balasan sampai dengan berita ini di terbitkan.( Tim /usman)
