Di Tengah Genangan, Pemkab PALI Hadir untuk Purun dan Pengabuan

PALI,PA – Air masih menggenang di sejumlah sudut Desa Purun, Kecamatan Penukal, dan Desa Pengabuan, Kecamatan Abab. Sisa-sisa banjir tampak jelas; lumpur menempel di dinding rumah, perabotan dijemur di halaman, dan anak-anak bermain di pelataran yang belum sepenuhnya kering. Di tengah situasi itu, harapan datang bersama rombongan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

 

Rabu, 11 Februari 2026, menjadi hari yang sedikit menghangatkan suasana duka warga. Di bawah kepemimpinan Bupati PALI Asgianto, ST dan Wakil Bupati Iwan Tuaji, SH, Pemkab PALI melalui Dinas Sosial yang dipimpin Edy Irwan, SE, M.Si menyalurkan bantuan sosial bagi warga terdampak banjir.

BACA JUGA:  Komitmen Bersama Tekan Angka Stunting di Kabupaten PALI,  Rembuk Stunting Desa Pantadewa 2025

 

Bagi warga Purun dan Pengabuan, bantuan itu bukan sekadar paket logistik. Ia menjadi tanda bahwa pemerintah hadir dan tidak tinggal diam saat musibah datang.

 

Di Desa Purun, bantuan yang disalurkan cukup beragam: 42 paket tenda gulung, 31 paket family kit, 32 kasur, 26 paket kids ware, 10 selimut, tenda keluarga, peralatan dapur keluarga, 10 dus makanan siap saji, serta 20 dus lauk pauk siap saji. Paket-paket itu langsung diterima warga yang rumahnya sempat terendam, sebagian bahkan harus mengungsi sementara.

BACA JUGA:  Sat Samapta Polres PALI Gelar Patroli Perintis Presisi Antisipasi Kejahatan Malam

 

Sementara di Desa Pengabuan, bantuan juga mengalir: 12 paket tenda gulung, 4 paket family kit, 22 kasur, 8 paket kids ware, 20 selimut, tenda keluarga, peralatan dapur keluarga, 20 dus makanan siap saji, serta 20 dus lauk pauk siap saji. Aparat pemerintah desa turut menyaksikan proses penyaluran yang berlangsung tertib dan lancar.

 

Di balik angka-angka tersebut, ada cerita tentang keluarga yang kehilangan tempat tidur karena basah terendam, ibu-ibu yang kesulitan memasak akibat dapur rusak, serta anak-anak yang membutuhkan pakaian dan perlengkapan layak. Bantuan kasur dan selimut memberi kenyamanan untuk beristirahat, sementara makanan siap saji menjadi solusi cepat di tengah keterbatasan.

BACA JUGA:  Bentuk Sinergi Pemerintah dan Polri dalam Menjaga Kamtibmas, Pelatihan Peningkatan Kapasitas Linmas di Desa Sungai Baung

 

Respons cepat ini menjadi cerminan komitmen Pemkab PALI untuk selalu hadir di saat masyarakat membutuhkan. Tidak hanya memastikan bantuan tersalurkan, tetapi juga memberikan rasa tenang bahwa pemerintah berdiri bersama warganya.

 

Banjir mungkin datang tanpa diundang, namun kepedulian dan gotong royong menjadi kekuatan yang menyatukan. Di Purun dan Pengabuan, harapan itu kini kembali tumbuh—pelan tapi pasti—bersama langkah sigap pemerintah daerah.(Syam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *