PALI, PA- Suasana sore di D’Prams Café, Jalan Taman Bunga, Talang Ubi, terasa berbeda dari biasanya. Di antara aroma kopi yang mengepul dan minuman-minuman lain serta perbincangan hangat, terselip semangat kebersamaan antara jajaran Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Talang Ubi) dengan para jurnalis dari berbagai organisasi media di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Selasa (7/10/2025).
Acara bertajuk silaturahmi RSUD Talang Ubi bersama awak media itu menjadi momentum berharga untuk mempererat tali komunikasi antara lembaga layanan kesehatan daerah dengan para pengemban fungsi kontrol sosial—insan pers. Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan dari berbagai organisasi media seperti PWRI, PWI, JMSI, IWO, PJS, dan SWI.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Talang Ubi, dr. Ronald Aprinaldi, membuka kegiatan dengan sambutan penuh kehangatan. Ia menekankan bahwa hubungan baik antara rumah sakit dan media merupakan salah satu kunci penting dalam membangun pelayanan publik yang transparan dan humanis.
“Tujuan kegiatan ini adalah untuk bersilaturahmi dengan rekan-rekan media dari seluruh organisasi yang ada di Kabupaten PALI. Kami berkomitmen menjalin hubungan baik sesuai tupoksi masing-masing, dengan harapan dapat bekerjasama demi masyarakat PALI yang sehat dan sejahtera,” ujar dr. Ronald.
Nada rendah dan senyum ramah yang ia tunjukkan menggambarkan ketulusan untuk membuka ruang komunikasi dua arah. Ia bahkan dengan rendah hati menyampaikan permohonan maaf apabila di kemudian hari terdapat kekeliruan dari pihak rumah sakit.
“Apabila nanti ada kesalahan, baik dari saya maupun staf, kami mohon maaf sebesar-besarnya,” tambahnya.
Suasana kemudian menghangat dengan tanggapan positif dari para perwakilan organisasi media. Ketua PWI Kabupaten PALI, Joko Sadewo, menyebut kegiatan ini sebagai langkah awal yang baik menuju sinergi yang lebih kuat antara rumah sakit dan pers.
“Inisiasi kegiatan ini sangat baik. Awal yang baik, insyaallah ke depan kita bisa terus bekerjasama dengan baik. Kami juga berharap kegiatan seperti ini bisa berkesinambungan agar komunikasi tetap terjaga dan pemberitaan menjadi berimbang,” katanya.
Joko bahkan mengusulkan agar kerja sama tidak berhenti di meja kopi. Ia berharap, ke depan bisa digelar kegiatan sosial bersama seperti pemeriksaan kesehatan gratis bagi insan media maupun masyarakat.
Sementara itu, Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) PALI, Heru Martin, menambahkan pentingnya wadah formal bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi.
“Pelaku media sering menerima keluhan dari masyarakat. Jika disampaikan melalui forum resmi seperti Forum Konsultasi Publik (FKP), maka aspirasi itu bisa diterjemahkan menjadi kebijakan yang bermanfaat,” ujarnya.
Dukungan serupa datang dari Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) PALI, Dede, yang menilai momen sederhana seperti “ngopi bareng” justru menjadi jembatan awal bagi komunikasi yang sehat.
“Diajak ngopi bareng seperti ini merupakan awal yang baik. Kami dari media di Kabupaten PALI akan terus mendukung, khususnya di bidang kesehatan. Pers juga memiliki peran sebagai pengontrol dan pengawas, termasuk dalam sektor kesehatan,” katanya.
Sore itu, canda, tawa, dan diskusi ringan mengalir tanpa sekat jabatan. Tidak ada batas antara pejabat dan jurnalis, hanya ada satu semangat yang sama — membangun pelayanan kesehatan yang lebih baik untuk masyarakat PALI.
Kegiatan silaturahmi yang berlangsung hangat ini diharapkan menjadi awal dari kolaborasi berkelanjutan antara RSUD Talang Ubi dan insan pers. Sebuah langkah kecil, namun bermakna besar, demi menghadirkan layanan publik yang transparan, terpercaya, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.(Syam)
