
PALI, Potretandalas.com– Kegiatan penyelenggaraan jalan kabupaten kota, dengan nama pekerjaan, Lanjutan Pengerasan Pengecoran Jalan Simpang Loyak yang berlokasi di Desa Betung Selatan Kecamatan Abab Kabupaten PALI, Kualitasnya disoal warga, Kamis (25/08/2022).
Seperti diketahui, Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang (PUTR) Kabupaten PALI, telah menganggarkan satu milyar lebih untuk lanjutan pembangunan jalan simpang loyak seperti yang tercantum di papan informasi.
Kegiatan penyelenggaran jalan Kabupaten Kota.
Pekerjaan Lajutan Pengerasan Pengecoran Jalan Simpang Loyak,
No kontrak :094/177/KPA.01/LPPJSLBSKA/VIII/2022
Nilai Kontrka Rp.1.494.874.000
Sumber Dana APBD Kabupaten PALI Tahun 2022
Pelaksana CV. Penukal Jaya Mandiri
Waktu pelaksanaan 120 Hari Kalender.
Menurut Warga, dengan anggaran milyaran rupiah, tentu pembangunan sudah direncanakan dengan matang, tapi kenapa ada terlihat pengecoran jalan tersebut seperti ada yang tidak memakai terpal dan kualitas agregatnya juga dipersoalkan.
“Mereka itu menggunakan batu apa untuk pengerasannya, kalau menggunakan agregat kelas B, apa benar seperti itu, kami warga mohon di jelaskan agregat kelas B itu yang bagaimana,” ujar warga tersebut yang tidak ingin namanya disebut.
Sementara itu, PPTK pembangunan jalan tersebut, Viktor. ST., ketika di konfirmasi, mengatakan.
” Pengerasan menggunakan Agregat B, dengan tebal 15 CM, kalau Betonnya 20 CM,” ujarnya
“Agregat B itu, batu pecah yang lolos saringan batu yang ukuran 2 inci,” jelasnya.
Ketika melihat foto yang terhampar di lapangan, dia mengatakan
“Kalau dilihat dari foto, sepertinya sudah campur tanah,” terang viktor, yang mengatakan akan segera kelapangan.
“Terpal juga harus dipasang, dan semen 359kg/kubik” jelasnya.(LH/syam)
