PALI Raih Predikat “Sangat Baik” dari Kementerian Investasi: Pelayanan Perizinan yang Jadi Landasan Pertumbuhan Ekonomi Daerah
Potretandalas-Di tengah upaya nasional untuk meningkatkan iklim investasi dan kemudahan berusaha, Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) berhasil mencatatkan prestasi membanggakan. Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI menghargai kinerja pelayanan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) serta percepatan pelaksanaan berusaha daerah dengan predikat “Sangat Baik” untuk Tahun 2024.
Penghargaan ini bukan sekadar simbol kehormatan, melainkan bukti konkret bahwa upaya konsisten Pemerintah Kabupaten PALI dalam meningkatkan kualitas pelayanan perizinan telah memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan pelaku usaha. Melalui sistem PTSP yang terintegrasi, layanan perizinan di PALI kini dinilai lebih transparan, cepat, dan akuntabel.
Penilaian dari pemerintah pusat mencakup berbagai aspek krusial, mulai dari efektivitas pelayanan, kepatuhan terhadap regulasi nasional, hingga inovasi layanan berbasis teknologi digital yang mempercepat proses perizinan. Setiap langkah perbaikan yang dilakukan bertujuan untuk menghilangkan hambatan dan menyederhanakan prosedur bagi siapa saja yang ingin menjalankan usaha di daerah ini.
Dengan pencapaian predikat “Sangat Baik”, PALI diharapkan semakin memperkuat kepercayaan investor dalam menanamkan modal. Pelayanan profesional dan responsif yang diterapkan menjadi landasan bagi daerah untuk tumbuh dan berkembang melalui sektor investasi dan hilirisasi komoditas lokal.
Pemerintah Kabupaten PALI menegaskan bahwa penghargaan ini bukanlah titik akhir, melainkan momentum untuk terus berinovasi dan memperbaiki diri. Komitmen untuk menghadirkan pelayanan publik yang prima tetap menjadi prioritas utama, dengan tujuan akhir mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
Dalam konteks yang lebih luas, prestasi PALI menunjukkan bahwa layanan publik yang berkualitas bukan sekadar slogan, melainkan kerja nyata yang terukur dan diakui secara nasional – sebuah contoh yang bisa menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam memperbaiki pelayanan kepada masyarakat.(Red)
