Pemerintah PALI Tanggap Cepat Bencana Kebakaran, Salurkan Bantuan ke Warga Terdampak

PALI– Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) melalui Dinas Sosial telah menyalurkan bantuan sosial kepada warga korban kebakaran rumah di Desa Gunung Menang, Kecamatan Penukal, pada Selasa (10/2/2025). Musibah tersebut menghanguskan satu unit rumah dan berdampak pada dua kepala keluarga dengan enam jiwa, dengan korban jiwa satu orang warga lanjut usia.

 

“Kami turut menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga yang kehilangan sanak saudara. Pemerintah daerah berkomitmen untuk selalu hadir memberikan perlindungan sosial bagi masyarakat yang tertimpa musibah,” ujar Kepala Dinas Sosial Kabupaten PALI dalam keterangan langsungnya.

BACA JUGA:  Antisipasi Kejahatan dan Jaga Kondusivitas Wilayah, Polsek Talang Ubi Laksanakan KRYD

 

Kebakaran yang menyebabkan korban jiwa bernama Cikda tersebut terjadi sebelum penyaluran bantuan, yang dilakukan sebagai tindak lanjut dari tanggapan cepat pemerintah terhadap peristiwa bencana.

 

Bantuan yang disalurkan merupakan Bantuan Sosial Bencana dari Bupati PALI, berupa paket makanan dan logistik untuk meringankan beban korban terdampak.

BACA JUGA:  Polres PALI Perkuat Stabilitas Kamtibmas melalui Razia Terpadu KRYD

 

“Paket makanan yang kami berikan meliputi beras, mie instan, susu, kopi, teh, gula, minyak goreng, dan sarden. Sementara paket logistik terdiri dari tenda gulung, sandang dewasa, kasur, family kit, serta selimut,” jelas salah satu petugas Dinas Sosial yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

 

Kegiatan penyaluran bantuan dipimpin langsung oleh jajaran Dinas Sosial Kabupaten PALI, dengan proses yang dijalankan sesuai prosedur penanganan bencana yang berlaku. Setiap tahapan kegiatan juga didokumentasikan secara rinci sebagai laporan resmi yang akan disampaikan kepada pimpinan daerah.

BACA JUGA:  Patroli Subuh Polsek Penukal Abab Selama Ramadan, Polisi Antisipasi Kejahatan 3C

 

Menurut informasi yang diterima, kedua kepala keluarga yang terdampak saat ini sedang dalam tahap pemulihan dan berusaha mengatur kembali kehidupan setelah kehilangan tempat tinggal dan sanak saudara. Pemerintah daerah juga menyatakan akan terus memantau kondisi korban dan siap memberikan dukungan tambahan jika diperlukan.(Syam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *