LAHAT — Aparat kepolisian dari Polres Lahat bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait penemuan seorang warga yang ditemukan meninggal dunia di kediamannya di Desa Tanjung Telang, Kecamatan Merapi Barat, Kabupaten Lahat, pada Selasa (31/3/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.
Informasi awal diterima petugas melalui jajaran Polsek Merapi setelah warga setempat melaporkan adanya kondisi mencurigakan di rumah korban. Laporan tersebut segera ditindaklanjuti dengan menerjunkan personel piket Reskrim bersama Unit Identifikasi ke lokasi kejadian perkara (TKP).
Korban diketahui berinisial A.M. (20), seorang karyawan swasta yang tinggal di desa tersebut. Penemuan jenazah bermula saat ayah korban mencium aroma tidak biasa yang berasal dari bagian belakang rumah. Merasa curiga, ia kemudian meminta bantuan warga sekitar untuk memeriksa kondisi di dalam rumah.
Setelah pintu berhasil dibuka, korban ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa di dalam kediaman. Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera melaporkan peristiwa itu kepada pihak kepolisian.
Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pemeriksaan awal, mengamankan area sekitar, serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna memastikan kronologi kejadian. Salah satu saksi berinisial R. (46) turut dimintai keterangan untuk melengkapi data awal penanganan kasus.
Berdasarkan hasil koordinasi dengan pihak keluarga, keluarga korban menyatakan tidak menghendaki dilakukan proses autopsi dan tidak berencana melanjutkan perkara ke ranah hukum. Pernyataan tersebut telah dituangkan secara resmi dalam surat pernyataan dan dihormati oleh pihak kepolisian sesuai ketentuan yang berlaku.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian penanganan telah dilakukan sesuai prosedur serta mengedepankan pendekatan humanis kepada keluarga korban.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak ragu mencari bantuan ketika menghadapi tekanan psikologis atau persoalan berat dalam kehidupan.
“Masyarakat diharapkan tidak memendam masalah sendirian. Dukungan dari keluarga, sahabat, maupun lingkungan sekitar sangat penting. Apabila membutuhkan bantuan darurat atau layanan kepolisian, masyarakat dapat menghubungi layanan 110 yang tersedia selama 24 jam,” ujarnya.
Hingga saat ini, situasi di lokasi kejadian dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif, sementara proses penanganan telah dilaksanakan sesuai standar operasional yang berlaku.(Red)
