Polisi Pastikan Tak Ada Unsur Pidana dalam Kasus Kematian Pelajar di Talang Ojan

Pelajar 18 Tahun di Talang Ubi Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Belakang Rumah

PALI – Warga Talang Ojan, Kelurahan Talang Ubi Utara, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI, digegerkan dengan penemuan seorang pelajar yang meninggal dunia akibat gantung diri di belakang rumahnya, Kamis (4/6/2026) sore.

Korban diketahui berinisial KA (18), seorang pelajar yang tinggal di Talang Ojan. Korban ditemukan pertama kali oleh ibunya, Maryam, sekitar pukul 15.00 WIB dalam kondisi sudah tidak bernyawa dengan leher terjerat tali yang terikat pada rangka kayu atap di belakang rumah.

Mendapat laporan dari keluarga korban, personel gabungan SPKT Polres PALI, Polsek Talang Ubi, Unit Identifikasi INAFIS Satreskrim Polres PALI, Sat Intelkam, serta Unit Reskrim Polsek Talang Ubi langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), pengamanan lokasi, dan pengumpulan keterangan saksi.

BACA JUGA:  Terkait Bantuan KIP yang Tidak Cair, Ini Penjelasan Pihak Sekolah

Kapolsek Talang Ubi, AKP Ardiansyah, SH., menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban selain bekas jeratan di leher yang diduga akibat gantung diri.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan luar yang dilakukan tim medis bersama Unit Identifikasi INAFIS, tidak ditemukan luka akibat kekerasan benda tumpul maupun benda tajam pada tubuh korban. Bekas luka yang ditemukan hanya jeratan pada bagian leher yang sesuai dengan ciri-ciri kematian akibat gantung diri,” ujar Kapolsek Talang Ubi.

BACA JUGA:  POLSEK TALANG UBI GELAR KRYD UNTUK CIPTAKAN KEAMANAN WILAYAH DAN KETERTIBAN LALU LINTAS PALI – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta kelancaran lalu lintas di wilayah hukum Polsek Talang Ubi, jajaran Polsek Talang Ubi melaksanakan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) pada Jumat malam (11/4/2025). Kegiatan dimulai pukul 21.00 WIB dan berakhir pada pukul 23.30 WIB, dengan situasi berjalan aman dan kondusif. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Aipda Ikrom Ardiansyah, S.H. bersama personel Polsek Talang Ubi yang tersprint. Adapun kegiatan yang dilaksanakan meliputi apel persiapan KRYD, pemeriksaan tahanan, himbauan kamtibmas kepada pengguna jalan dan remaja yang nongkrong di sejumlah titik, serta patroli di objek-objek vital seperti Bank Sumsel, Bank BSI, Bank BRI, Alfamart, Indomaret, hingga ke perbatasan Desa Talang Bulang (Kab. PALI) dengan Desa Teluk Lubuk (Kab. Muara Enim). Kapolsek Talang Ubi, Kompol Robi Sugara, S.H., M.H., M.Si., menyampaikan bahwa pelaksanaan KRYD ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk menjamin rasa aman dan tertib. > "Kami menindaklanjuti arahan dan petunjuk dari Kapolres PALI AKBP Yunan Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K., yang menekankan pentingnya kehadiran anggota di lapangan, terutama pada malam akhir pekan, sebagai langkah preventif dalam mencegah gangguan Kamtibmas maupun pelanggaran lalu lintas," ujar Kompol Robi Sugara. Dalam kegiatan tersebut, petugas menemukan masih adanya pengendara sepeda motor dan mobil (R2 dan R4) yang belum mematuhi aturan berlalu lintas, seperti tidak membawa surat kelengkapan kendaraan hingga penggunaan knalpot brong. Selain itu, sejumlah remaja juga diberikan himbauan agar tidak berkumpul hingga larut malam demi menghindari potensi menjadi korban atau pelaku tindak kriminal. > "Arahan dari Bapak Kapolres sangat jelas, yaitu mengedepankan langkah persuasif dan edukatif kepada masyarakat. Ini sejalan dengan semangat Polri Presisi untuk membangun kepercayaan publik melalui pendekatan yang humanis namun tetap tegas dalam penegakan hukum," lanjut Kapolsek Talang Ubi. Setelah rangkaian patroli selesai, kegiatan diakhiri dengan apel konsolidasi guna evaluasi pelaksanaan kegiatan. Polsek Talang Ubi berkomitmen untuk terus meningkatkan intensitas patroli dan kegiatan preventif demi mewujudkan lingkungan yang aman dan tertib, serta menjamin keselamatan pengguna jalan di wilayah Kecamatan Talang Ubi dan sekitarnya.

Jenazah korban kemudian dibawa ke Klinik Pertamina (Pertamedika) Pendopo untuk menjalani pemeriksaan medis. Hasil pemeriksaan menguatkan dugaan bahwa korban meninggal akibat gantung diri dan tidak ditemukan indikasi keterlibatan pihak lain.

Dari hasil penyelidikan, polisi memperoleh keterangan bahwa sebelum kejadian korban sempat terlibat cekcok dengan ibunya. Perselisihan tersebut diduga dipicu teguran dari pihak sekolah terkait tunggakan pembayaran SPP yang belum diselesaikan.

BACA JUGA:  Polsek Talang Ubi Perketat Pengamanan Objek Wisata Selama Idul Fitri 1446 H

“Berdasarkan keterangan keluarga, sebelum kejadian korban sempat mendapatkan tekanan psikologis setelah adanya persoalan tunggakan SPP di sekolah. Namun demikian, hasil pemeriksaan dan olah TKP tidak menemukan adanya unsur tindak pidana,” kata Kapolsek.

Pihak keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Keluarga juga telah membuat surat pernyataan bahwa tidak akan menempuh jalur hukum maupun menuntut pihak mana pun atas kejadian tersebut.

Polisi menyimpulkan kematian korban merupakan tindakan bunuh diri dan tidak ditemukan adanya unsur pidana dalam peristiwa tersebut.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *