Polsek Tanah Abang Intensifkan Monitoring Wilayah Rawan Banjir, Debit Sungai Lematang Meningkat

Polsek Tanah Abang Intensifkan Monitoring Wilayah Rawan Banjir, Debit Sungai Lematang Meningkat

PALI – Kepolisian Sektor (Polsek) Tanah Abang Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terus melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi debit dan volume air Sungai Lematang, menyusul meningkatnya curah hujan dalam beberapa hari terakhir yang berpotensi menimbulkan banjir di wilayah Kecamatan Tanah Abang.

 

Monitoring dilakukan pada Jumat (9/1/2026) sekitar pukul 09.15 WIB atas perintah Kapolsek Tanah Abang AKP Arzuan, S.H., dengan menyasar sejumlah desa yang berada di sepanjang bantaran Sungai Lematang.

 

Dari hasil pemantauan, diketahui terdapat 11 desa yang masuk kategori rawan terdampak luapan sungai.

BACA JUGA:  Terkait Hutang Puluhan Miliar, Dedi Mulyadi Siap Lelang Aset

 

Berdasarkan hasil monitoring lapangan, satu desa terpantau mulai terdampak genangan air, yakni Desa Curup. Ketinggian air di desa tersebut mencapai sekitar 3 hingga 5 sentimeter, yang disebabkan oleh meningkatnya debit Sungai Lematang akibat intensitas hujan yang cukup tinggi.

 

Meski demikian, hingga saat ini belum ditemukan adanya korban jiwa maupun kerugian materiil.

“Kondisi air Sungai Lematang saat ini terpantau berangsur naik dan mulai masuk ke area lapangan sepak bola Desa Curup.

 

Namun, situasi masih terkendali dan aktivitas masyarakat tetap berjalan normal,” ujar AKP Arzuan, S.H., saat dikonfirmasi.

Ia menambahkan, mayoritas rumah warga di Desa Curup merupakan rumah panggung kayu, sehingga relatif lebih aman dari genangan air dalam tahap awal.

BACA JUGA:  Perkuat Sinergi, Kapolres PALI Terima Audiensi Bersama IWO

 

Dalam kesempatan tersebut, AKP Arzuan, S.H. juga menyampaikan arahan dan penekanan Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K. terkait kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir.

 

“Bapak Kapolres PALI menegaskan agar seluruh jajaran terus meningkatkan kewaspadaan dan kehadiran Polri di tengah masyarakat. Monitoring harus dilakukan secara berkelanjutan, disertai koordinasi lintas sektor dengan pemerintah daerah, Dinas Kesehatan, serta pihak puskesmas untuk mengantisipasi dampak lanjutan, khususnya masalah kesehatan masyarakat,” terang AKP Arzuan menyampaikan pernyataan Kapolres.

BACA JUGA:  Sinergitas Pemerintah, Masyarakat, dan Polri Ditekankan di Musrenbangdes Pantadewa RKPDes 2026  

 

Kapolres PALI juga mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai agar tetap waspada, mengikuti perkembangan informasi dari aparat setempat, serta segera melaporkan apabila terjadi peningkatan debit air yang signifikan.

 

Kegiatan monitoring tersebut melibatkan unsur perangkat Desa Curup, Kanit IK Polsek Tanah Abang Aipda Roy P. Saragih, S.H., serta Kanit Propam Aipda Akipsah, dan berlangsung aman serta kondusif hingga selesai pada pukul 09.30 WIB.

 

“Kita memastikan akan terus melakukan pemantauan situasi secara berkala guna memastikan keselamatan masyarakat serta meminimalisir risiko yang ditimbulkan akibat potensi banjir Sungai Lematang,”pungkasnya.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *