RISet Nasional Polri Sentuh Prabumulih: Evaluasi Tipikor dan Dukungan Program MBG Jadi Fokus

Oplus_131072

RISet Nasional Polri Sentuh Prabumulih: Evaluasi Tipikor dan Dukungan Program MBG Jadi Fokus

PRABUMULIH, SUMSEL – Reformasi kelembagaan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kini memasuki fase baru yang mengedepankan pendekatan berbasis riset nasional. Tim Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri melakukan kunjungan langsung ke wilayah Polda Sumatera Selatan (Sumsel), dengan fokus pada pengujian efektivitas pemberantasan tindak pidana korupsi (tipikor) di tingkat kewilayahan serta optimalisasi peran Polri dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).

 

Kegiatan penelitian yang berlangsung di Polres Prabumulih pada Selasa (3/3/2026) ini merupakan bagian integral dari arsitektur reformasi Polri yang lebih besar, yang mengutamakan data, evaluasi ilmiah, dan penguatan kelembagaan presisi.

BACA JUGA:  Sambut Tahun Baru 2026, Ini Himbauan Kapolres Kepada Masyarakat PALI

 

Dalam diskusi strategis yang dipimpin langsung Kapolres Prabumulih AKBP Bobby Kusumawardhana, S.H., S.I.K., M.Si., bersama Ketua Tim Puslitbang Polri KBP Yudi Chandra E, S.I.K., M.H., kedua pihak mendalamkan paparan terkait praktik pelaksanaan, tantangan yang dihadapi, serta kebutuhan penguatan fungsi tipikor di lapangan.

 

Penelitian ini tidak hanya sebatas pengumpulan data administratif. Tim melakukan kajian komprehensif terhadap tiga aspek utama, yaitu kapasitas dan kualitas sumber daya manusia (SDM) penyidik tipikor, transformasi pola pikir dan budaya integritas, serta struktur kelembagaan dan efektivitas koordinasi. Pendekatan ini menempatkan tingkat kewilayahan sebagai simpul strategis dalam sistem pemberantasan korupsi skala nasional.

BACA JUGA:  Tahapan Pilkada Berlangsung Kondusif, Polda Sumsel Tegaskan Komitmen Netralitas Polri Mengawal Demokrasi

 

“Reformasi haruslah berakar pada data dan evaluasi yang ilmiah. Kami membuka ruang diskusi secara terbuka agar fungsi tipikor di tingkat kewilayahan dapat semakin profesional, transparan, dan akuntabel,” tegas AKBP Bobby Kusumawardhana.

 

Selain fokus pada tipikor, penelitian juga mengkaji kontribusi Polri dalam mendukung implementasi program MBG, yang menjadi bagian dari strategi ketahanan gizi nasional menuju terwujudnya Indonesia Emas. Kehadiran unsur akademik dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menjadi nilai tambah yang memperkuat validitas dan integritas hasil penelitian.

 

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kegiatan penelitian yang dilakukan Puslitbang Polri merupakan langkah konkret untuk memastikan reformasi berjalan dengan arah yang jelas.

BACA JUGA:  Gelar Strong Operation Control Polsek Tanah Abang Jaga Kamtibmas Akhir Pekan

 

“Reformasi Polri bukan sekadar retorika kosong. Setiap fungsi yang ada, termasuk pemberantasan korupsi di tingkat kewilayahan, harus dapat diukur dan berlandaskan riset yang matang. Wilayah Sumsel dengan bangga menjadi bagian dari upaya penguatan sistem nasional ini,” ucapnya.

 

Menurut dia, dukungan terhadap program MBG juga menunjukkan bahwa peran Polri tidak hanya terbatas pada aspek penegakan hukum semata, melainkan juga menyentuh sektor stabilitas dan pengawasan kebijakan strategis negara.

 

Rilis Polda Sumsel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *