Pembangunan Drainase Lebak Tanah Hitam , Menuai Protes Warga 
PALI_ Sumatra Selatan
Potretandalas.com,
Proyek Pembangunan Drainase Lebak Tanah Hitam Desa Tempirai Selatan, Kecamatan Penukal Utara, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PAL), Sumatra Selatan, diduga menuai protes warga
Pembangunan yang di kerja oleh CV Dua Saudara, dengan no kontrak :028/292/SPK/PM/DPKP/XI/2022, dengan nilai kontrak : RP 199.689.000, yang bersumber dana : APBD-P Kabupaten Pali tahun anggaran 2022.
Seperti yang dikatan Abdul Gapur warga Desa Tempirai pada awak media Senin (21/11/2022).Warga merasa kecewa dengan pembangunan Drainase Lebak Tanah Hitam, yang diduga dikerjakan asalan asalan dan memakai bahan tidak sesuai standar RAB,
“Sebagai warga setempat saya menyayangkan atas pembangunan drainase ini, karena terlihat memakai besi untuk panjang behel 6mm, sedang untuk besi U memekai behel 8mm juga jarak behel nya terlalu jauh,” ungkapnya.
Abdul Gapur juga menambahkan “bahan coran yang digunakan batu 5/5 bercampur batu mangga sebagai bahan coran drainase tersebut, saya berharap kepada pemerintah terutama dinas yang terkait, untuk lebih memperhatikan dalam pengawasan di setiap proyek pembangunan, agar bisa tercipta pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat banyak,” pungkasnya.
Terpisah saat dibincangi awak media salah satu TKS Kabupaten PALI yang bekerja di Dinas PU yang tidak mau di sebut namanya Minggu (20/11/2022) kepada awak media menceritakan,
“Biasanya kami membuat RAB untuk Drainase itu memakai behel 8mm untuk panjang nya dan behel 10mm untuk U nya dan tidak mementingkan merek tetapi, harus keluaran dari SNI,” ungkapnya
Sambungnya “Apabilah lain dari itu, sudah menyalahi RAB nya, karena hitungan besi untuk drainase itu Kilo Gram (KG) bukan batangan” pungkasnya.
Sematara itu Kapala Dinas Perkim saat di konfirmasi oleh pihak media melalui Via WhatsApp belum menjawab, sampai dengan berita ini di terbitkan.
(Usman/Syam dan Tim)
