Menuju Digital Terintegrasi, Diskominfo PALI Dorong Sinergi SPBE 2026

PALI — Upaya Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dalam memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis digital terus digenjot. Rabu (28/01/2026), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten PALI menggelar Sosialisasi Akhir Penyusunan Arsitektur Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan Peta Rencana SPBE, bertempat di Hotel Srikandi.

Kegiatan strategis ini dihadiri seluruh Kepala Perangkat Daerah, Camat Talang Ubi, Inspektorat, serta seluruh Kepala Bagian di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten PALI. Kehadiran lintas perangkat daerah tersebut menegaskan pentingnya sinergi dalam mewujudkan pemerintahan digital yang terintegrasi.

BACA JUGA:  Keterlambatan Pencarian Tunjangan Profesi Guru Bukan Dikarenakan Disdik OKU, Tetapi Harus Melalui Proses Birokrasi Terlebih Dahulu

Plt. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfostaper) Kabupaten PALI, H. Imansyah, S.E., M.M., menyampaikan bahwa pada tahun 2026 pihaknya menargetkan nilai indeks SPBE sebesar 3,5. Target tersebut menjadi indikator kemampuan daerah dalam menyinergikan digitalisasi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Insyaallah kalau target penilaian pemeringkatan itu bisa terpenuhi, maka itu menjadi indikator bahwa daerah mampu mensinergikan digitalisasi di seluruh OPD,” ujar Imansyah.

Ia mengakui, selama ini digitalisasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten PALI masih berjalan secara parsial. Hampir seluruh OPD memiliki website dan aplikasi masing-masing, namun belum terintegrasi dalam satu sistem yang terpadu.

BACA JUGA:  Meriahkan Tahun Baru Islam 1446 H dan Hari Jadi Purwakara ke 193, Pemkab Purwakara Gelar Doa Bersama dan Pawai Obor

“Faktanya, website OPD masih berdiri sendiri-sendiri karena belum bersinergi. Ke depan, sentralisasi website dan sistem digital akan berada di Diskominfo Kabupaten PALI,” ungkapnya.

Imansyah juga menyoroti tantangan yang dihadapi, terutama dengan adanya pengurangan Tenaga Kerja Daerah (TKD) yang berdampak pada optimalisasi pengelolaan teknologi informasi di OPD. Meski demikian, ia menegaskan bahwa sinergi tetap menjadi kunci utama.

Dalam kesempatan tersebut, Imansyah menghimbau seluruh OPD agar berkomitmen mendukung digitalisasi terpusat. Seluruh aplikasi, layanan, hingga data pembangunan daerah diharapkan mengalir dalam satu arah dan satu sistem di bawah koordinasi Diskominfo.

BACA JUGA:  Bappeda PALI Gelar Entry Meeting Evaluasi Anggaran Fokus Lima Sektor Prioritas

“Apa pun bentuk aplikasinya di masing-masing OPD, harus satu arah dan terintegrasi, termasuk data-data pembangunan Kabupaten PALI,” tegasnya.

Melalui penyusunan arsitektur dan peta rencana SPBE ini, Pemerintah Kabupaten PALI optimistis dapat mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, efisien, transparan, dan berbasis teknologi, sejalan dengan tuntutan pelayanan publik di era digital.(Red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *