KA Bukit Serelo Tabrak Mobil di Perlintasan Pakjo Prabumulih, 4 Orang Tewas

PRABUMULIH — Kecelakaan maut terjadi di perlintasan kereta api Jalan Pakjo, Kota Prabumulih, Sumatera Selatan, Kamis sekitar pukul 15.30 WIB. Kereta Api (KA) penumpang Bukit Serelo 10 menabrak sebuah mobil Mitsubishi Fanther Touring BG 1348 DF yang hendak melintasi jalur rel.

Insiden tersebut mengakibatkan empat orang meninggal dunia. Sementara satu penumpang lainnya dilaporkan dalam kondisi kritis dan harus mendapatkan penanganan medis.

Peristiwa terjadi di perempatan Jalan Pakjo, tepatnya di wilayah perbatasan Kelurahan Gunung Ibul Barat dan Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Prabumulih Timur.

BACA JUGA:  Gelar KRYD Polsek Talang Ubi Patroli Objek Vital Hingga Perbankan, 

Berdasarkan laporan yang diterima, KA Bukit Serelo 10 saat itu melaju dari arah Lubuklinggau. Ketika melintasi perempatan Jalan Pakjo, kereta api menabrak mobil Fanther yang sedang hendak menyeberang dari arah Jalan Pakjo, Kelurahan Gunung Ibul Barat, menuju kediaman warga di Kelurahan Sukajadi.

Mobil tersebut dikemudikan Sopian (65), warga Segayam, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim. Di dalam kendaraan itu terdapat empat orang penumpang.

Benturan keras antara kereta api dan mobil menyebabkan kendaraan minibus tersebut mengalami kerusakan berat. Empat orang di dalam mobil dinyatakan meninggal dunia.

BACA JUGA:  Tim Srigala Polsek Penukal Abab Amankan Terduga Pelaku Pencurian, Begini Jelasnya

Keempat korban meninggal dunia masing-masing Septi (35), Sopian (65) yang merupakan pengemudi, Matiin (56), serta Rizkia Putri (7). Korban Septi, Sopian dan Matiin tercatat beralamat di Segayam, sedangkan Rizkia Putri merupakan warga Desa Perambatan, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Sementara satu korban lainnya, Aprilia Artalita (15), warga PALI, dilaporkan dalam kondisi kritis.

BACA JUGA:  Ini Alasan Bawaslu PALI Gelar Sosialisasi di Luar Daerah

Petugas yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal. Data korban juga dihimpun, sementara dokumentasi serta laporan kejadian dibuat dan diteruskan kepada komando atas.

Kecelakaan tersebut menjadi perhatian karena terjadi ketika mobil hendak melintasi jalur kereta api yang tengah dilalui KA Bukit Serelo 10. Kendaraan yang tertabrak mengalami kerusakan berat akibat benturan dengan kereta api.

Hingga laporan ini dibuat, proses penanganan korban dan pendataan kejadian masih dilakukan oleh petugas terkait.(Syam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *