Operasi Zebra Musi 2025 di PALI: Dari Barisan Tegap di Lapangan Hingga Ajakan Menyelamatkan Generasi Bangsa

Operasi Zebra Musi 2025 di PALI: Dari Barisan Tegap di Lapangan Hingga Ajakan Menyelamatkan Generasi Bangsa

PALI – Matahari pagi baru saja merayap naik ketika derap langkah ratusan personel memenuhi Lapangan Mapolres PALI, Senin (17/11/2025). Tepat pukul 07.00 WIB, suasana lapangan berubah menjadi lautan seragam. Mereka berdiri dalam formasi rapi—sembilan pleton gabungan dari Polres PALI, TNI, Brimob, Dishub, hingga Sat Pol-PP. Di balik ketegasan barisan itu, tersimpan satu pesan besar: menyelamatkan masyarakat dari ancaman kecelakaan lalu lintas.

 

Di tengah udara pagi yang sejuk, Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K. memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Musi 2025. Didampingi jajaran pejabat apel, kehadiran para pemangku kepentingan—mulai dari Wakapolres, perwakilan Danramil, Brimob, Kadishub, hingga Kepala Jasa Raharja—menunjukkan kuatnya kolaborasi lintas instansi dalam menjaga keselamatan masyarakat.

BACA JUGA:  Biro SDM Polda Sumsel Gelar Sosialisasi Cegah Bahaya Radikalisme dan Intoleransi di Lingkungan Polri

 

Suasana Apel yang Sarat Pesan Disiplin

 

Setelah rangkaian pemeriksaan pasukan dan penyematan pita operasi dilakukan, suasana hening sejenak ketika amanat Kapolda Sumsel, Irjen Pol Andi Rian R. Djajadi, S.I.K., M.H., dibacakan. Amanat itu menegaskan kembali peran penting kepolisian dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas sebagaimana diamanatkan UU Nomor 22 Tahun 2009.

 

Operasi Zebra Musi 2025, yang berlangsung serentak di seluruh Indonesia pada 17–30 November, bukan hanya simbol penegakan aturan. Ia adalah momentum nasional untuk mencegah pelanggaran dan menurunkan angka kecelakaan yang masih menjadi momok di banyak daerah.

 

Mengajak Warga Menjaga Nyawa

 

Usai apel, AKBP Yunar menyampaikan pesan yang terasa berbeda—lebih menyentuh sisi kemanusiaan. Tidak hanya bicara aturan, tetapi bicara tentang arti sebuah nyawa di jalan raya.

BACA JUGA:  MEDCO E&P TELAH SELESAIKAN PEMBERSIHAN SISA MINYAK AKIBAT VANDALISME DI MODONG

 

“Keselamatan di jalan bukan hanya tanggung jawab polisi, tetapi tanggung jawab moral seluruh masyarakat,” ujarnya. Suaranya tegas namun mengandung empati.

“Operasi Zebra Musi 2025 ini bukan sekadar penindakan, melainkan upaya menyelamatkan nyawa dan masa depan anak bangsa.”

 

Ajakan Kapolres itu mengalir sederhana namun kuat: lengkapi surat-surat kendaraan, pakai helm SNI, patuhi rambu, dan jauhi perilaku yang membahayakan diri sendiri serta orang lain. Di tengah meningkatnya angka kecelakaan yang melibatkan usia produktif, seruan ini menjadi semakin relevan.

 

Humanis, Profesional, dan Berintegritas

 

Kapolres menegaskan bahwa Polres PALI akan menjalankan operasi dengan pendekatan yang mengedepankan edukasi.

“Kami pastikan setiap anggota bertugas secara humanis, profesional, dan berintegritas. Tujuan kita adalah menciptakan budaya tertib berlalu lintas yang berkelanjutan,” tambahnya.

BACA JUGA:  Polsek Penukal Abab Gelar Patroli Siaga Satu, Warga Diminta Waspada Hoaks di Media Sosial

 

Di balik apel yang tampak formal itu, ada harapan besar yang ingin dibangun—kebiasaan disiplin di jalan yang tumbuh dari kesadaran, bukan karena takut ditilang.

 

Lebih dari Sekadar Operasi

 

Apel Gelar Pasukan di Polres PALI bukan hanya simbol kesiapan. Ia menjadi pengingat bahwa keselamatan lalu lintas adalah urusan semua orang. Dari petugas yang berdiri tegap di lapangan hingga warga yang berangkat bekerja setiap pagi, semua memiliki peran dalam mencegah tragedi di jalan raya.

 

Operasi Zebra Musi 2025 hadir untuk menguatkan kembali pesan itu: bahwa kepatuhan bukan soal aturan semata, tetapi soal menghargai hidup. Dan pagi itu, dari Lapangan Mapolres PALI, pesan itu kembali digaungkan untuk seluruh masyarakat.(Syam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *