
PALI – Musim kemarau panjang mulai menghadirkan tantangan tersendiri bagi masyarakat Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan. Udara panas disertai kabut asap membuat kewaspadaan terhadap kesehatan, khususnya anak-anak, menjadi semakin penting.
Di tengah kondisi tersebut, Pemerintah Desa (Pemdes) Raja, Kecamatan Tanah Abang, mengambil langkah sederhana namun penuh kepedulian. Selasa (1/9/2026), Pemdes Raja menggelar gerakan berbagi masker kepada anak-anak didik mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), taman kanak-kanak (TK), hingga sekolah dasar (SD).
Kepala Desa Raja, Aswin Marko Suma, turun langsung bersama perangkat desa membagikan masker kepada para pelajar. Kegiatan itu menjadi bentuk kepedulian pemerintah desa terhadap kesehatan anak-anak yang tetap harus menjalani aktivitas belajar di tengah cuaca panas dan kondisi udara yang kurang bersahabat.
Sejumlah sekolah yang dikunjungi di antaranya PAUD Citra Pelangi, TK Permata Hati Raja, SDN 6 Tanah Abang, serta SDN 22 Tanah Abang.
Bukan hanya membagikan masker, Aswin juga menyempatkan diri memberikan edukasi kepada anak-anak. Ia mengingatkan para siswa agar lebih waspada terhadap kondisi lingkungan, baik ketika berada di sekolah maupun saat beraktivitas di luar rumah.
“Anak-anak harus menjaga kesehatan. Kalau bepergian atau berada di luar rumah, gunakan masker untuk melindungi diri dari debu dan asap. Kita tidak tahu sampai kapan musim kemarau ini berlangsung dan kapan hujan akan turun,” ujar Aswin.
Menurutnya, anak-anak merupakan kelompok yang perlu mendapatkan perhatian lebih ketika kualitas udara terganggu akibat debu maupun asap. Karena itu, penggunaan masker diharapkan dapat menjadi kebiasaan sederhana untuk membantu melindungi kesehatan mereka.
Aswin juga mengajak para guru untuk ikut berperan aktif mengawasi kondisi kesehatan peserta didik selama musim kemarau. Jika terdapat anak yang mengalami keluhan kesehatan, pihak sekolah diharapkan segera mengambil langkah dan berkoordinasi dengan orang tua.
“Kami berharap para guru ikut memantau kesehatan anak-anak. Kalau ada yang terlihat kurang sehat, segera diperhatikan dan dikoordinasikan dengan orang tua,” katanya.
Gerakan berbagi masker tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Pemdes Raja ingin membangun kesadaran bersama bahwa menjaga kesehatan di tengah musim kemarau dan kabut asap merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.
Bagi anak-anak di Desa Raja, masker yang dibagikan mungkin terlihat sederhana. Namun, di balik selembar masker tersebut terselip pesan penting: di tengah panasnya musim kemarau, kesehatan mereka tetap menjadi perhatian.(Red)
