Semarak Hari Santri Nasional 2025 di PALI, Wabup Iwan Tuaji: Santri Adalah Penjaga Moral Bangsa

Oplus_131072

Wabup Iwan Tuaji: Santri Adalah Penjaga Moral Bangsa

PALI – Peringatan Hari Santri Nasional tahun 2025 di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) berlangsung meriah dan khidmat. Kegiatan ini digelar di Pendopoan Rumah Dinas Bupati PALI, Kecamatan Talang Ubi, dan dihadiri ribuan santri, pimpinan pondok pesantren, serta jajaran pemerintah daerah.Rabu (22/10/2025)

Acara yang mengusung semangat religius dan kebangsaan tersebut dimulai sejak pagi hari melalui kirab santri, diiringi lantunan sholawat dan dzikir bersama. Para santri membawa bendera merah putih dan panji pesantren masing-masing, menandai simbol kebersamaan dan cinta tanah air. Tidak hanya menampilkan kegiatan keagamaan, para santri juga menunjukkan atraksi kedigdayaan badan sebagai simbol kekuatan fisik dan mental.

BACA JUGA:  Bawaslu PALI Pantau Proses Penerimaan Pendaftaran Bakal Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati 

Dalam sambutannya, Wakil Bupati PALI Iwan Tuaji, S.H., mengajak seluruh santri untuk terus meneguhkan diri sebagai benteng moral dan penjaga keutuhan negara.

“Bangsa ini tidak hanya dibangun dengan kecerdasan intelektual semata, tetapi juga dengan kekuatan spiritual dan akhlak mulia. Santri adalah penjaga moral bangsa, yang dalam setiap langkahnya menghidupkan nilai-nilai kejujuran, kesederhanaan, dan cinta tanah air,” ujar Iwan Tuaji.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten PALI berkomitmen menjadikan nilai-nilai santri sebagai semangat dalam tata kelola pemerintahan.

“Belajar dari sejarah, santri adalah bagian dari kekuatan bangsa yang turut menjaga keutuhan negeri ini. Karena itu, kami ingin menjadikan nilai santri sebagai spirit pemerintahan – jujur, ikhlas, dan berorientasi pada kemaslahatan masyarakat, telah Banyaknya peran santri dalam berbagai sendi kehidupan”,papar wabup.

BACA JUGA:  Pemerintah Kabupaten PALI Perkuat Birokrasi, 33 Pejabat Resmi Dilantik

Sementara itu, KH. Hendra Hasanuddin Ketua PWNU Sumsel, dalam tausiyahnya menyampaikan pesan moral penting tentang membangun birokrasi yang bersih dengan landasan spiritual.

“Banyak penyelewengan dan korupsi terjadi karena lemahnya nilai spiritual dalam diri aparat. Jika santri kelak menjadi pemimpin, mereka akan membawa cahaya kejujuran dan keteladanan. Siapa tahu, dari santri hari ini akan lahir Bupati PALI masa depan,” katanya.

BACA JUGA:  Sekda PALI Bersama Kadin Bappeda Hadiri Rakor Sinkronisasi Kegiatan Kementerian dan Pemerintah Daerah Tahun 2025 di IPDN Jatinangor

Demi kelancaran acara, Polres PALI menerjunkan 37 personel gabungan untuk melakukan pengamanan terbuka dan tertutup sesuai Surat Perintah Kapolres PALI Nomor: Sprint/711/X/PAM 3.2025.

Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K., melalui Kapolsek Talang Ubi, AKP Ardiansyah, S.H., menyampaikan apresiasi atas suksesnya kegiatan tersebut.

“Santri bukan hanya simbol religiusitas, tetapi juga garda moral bangsa yang menjadi benteng nilai-nilai kebangsaan dan kemanusiaan. Polri mendukung penuh setiap kegiatan yang memperkuat ukhuwah islamiyah dan semangat kebangsaan di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib, aman, dan kondusif.(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *