
PALI — Wakil Ketua DPRD Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Firdaus Hasbullah, SH, MH, mengapresiasi langkah cepat Tim Fire Pertamina Pendopo Field yang turun langsung membantu memadamkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Desa Sukamaju, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI.
Menurut Firdaus, keterlibatan perusahaan yang beroperasi di wilayah PALI menjadi bagian penting dalam memperkuat upaya penanggulangan Karhutla. Terlebih, kebakaran lahan dapat dengan cepat meluas apabila tidak segera ditangani.
“Respons cepat seperti yang dilakukan Pertamina Pendopo Field ini patut kita apresiasi. Ketika terjadi kebakaran, kecepatan penanganan sangat menentukan agar api tidak semakin meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar,” ujar Firdaus.
Seperti diketahui, Aksi pemadaman tersebut berlangsung pada Sabtu malam. Tim Fire dan Fire Truck Pertamina Pendopo Field bergerak menuju lokasi Karhutla sekitar pukul 19.10 WIB, selepas Magrib.
Setibanya di lokasi sekitar pukul 19.35 WIB, personel langsung melakukan upaya pemadaman. Pertamina mengerahkan satu unit fire truck berkapasitas 5.000 liter air yang dilengkapi pompa bertekanan tinggi.
Dengan dukungan personel pemadam kebakaran yang terlatih, proses pemadaman berlangsung hingga sekitar pukul 22.25 WIB. Setelah berjibaku selama hampir tiga jam, api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan.
Firdaus menilai kehadiran Tim Fire Pertamina di tengah kondisi tersebut menunjukkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, aparat, dan masyarakat dalam menghadapi ancaman Karhutla.
“Karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Ini adalah persoalan bersama yang membutuhkan keterlibatan semua pihak. Dunia usaha juga memiliki peran strategis dalam membantu menjaga lingkungan dan keselamatan masyarakat,” katanya.
Ia berharap langkah respons cepat tersebut tidak hanya dilakukan ketika kebakaran sudah terjadi. Menurutnya, perusahaan bersama pemerintah dan masyarakat juga perlu memperkuat upaya pencegahan melalui edukasi, patroli, deteksi dini serta kesiapsiagaan personel dan peralatan.
“Kita ingin pencegahan menjadi prioritas. Jangan sampai menunggu api membesar baru bergerak. Deteksi dini, respons cepat dan sinergi harus terus diperkuat,” tegasnya.
Firdaus juga mendorong perusahaan-perusahaan lain yang beroperasi di Kabupaten PALI agar mengambil peran sesuai kapasitas masing-masing dalam menjaga lingkungan.
Ia berharap keterlibatan Pertamina Pendopo Field dapat menjadi contoh positif bagi dunia usaha lainnya sehingga penanganan Karhutla di PALI semakin cepat, terkoordinasi dan efektif.
“Mudah-mudahan apa yang dilakukan Pertamina Pendopo Field ini menjadi inspirasi bagi perusahaan lainnya. Saat masyarakat dan lingkungan membutuhkan, mari bersama-sama bergerak dan memberikan kontribusi nyata,” pungkas Firdaus.(Syam)
