
PALI – Pelayanan di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dikeluhkan Pihak Rekanan Pemdah karena dinilai lambat dan belum optimal. Keluhan itu muncul setelah rekanan mengaku mengalami kesulitan saat mengurus administrasi di kantor BPKAD pada Selasa (28/7/2026).
Salah seorang rekanan yang tidak mau di sebut namanya, mengatakan dirinya harus berulang kali datang ke kantor BPKAD karena proses pemberkasan tidak dapat diselesaikan dalam satu waktu. Menurutnya, kondisi tersebut terjadi lantaran pejabat yang berwenang menandatangani atau memproses dokumen tidak berada di kantor secara bersamaan.
“Ketika Kepala Badan masuk, Kabid yang dibutuhkan tidak ada. Sebaliknya, saat Kabid masuk, Kepala Badan yang tidak berada di kantor. Kondisi seperti ini membuat pihak rekanan harus bolak-balik dan sangat merepotkan,” ujarnya kepada wartawan.
Ia menilai pelayanan publik seharusnya menjadi prioritas setiap organisasi perangkat daerah (OPD), terutama instansi yang berhubungan langsung dengan masyarakat. Karena itu, rekanan meminta Pemerintah Kabupaten PALI segera melakukan evaluasi terhadap sistem pelayanan agar warga tidak lagi mengalami kesulitan dalam mengurus administrasi.
Menurutnya, pelayanan yang lambat tidak hanya membuang waktu, tetapi juga berpotensi menghambat berbagai keperluan administrasi yang membutuhkan penyelesaian cepat.
Ia pun berharap Bupati PALI, Asgianto, ST, memberikan teguran kepada para OPD yang menangani urusan yang berkaitan dengan pihak ketiga.
“Jangan sampai banyaknya persoalan hukum yang terjadi di Kabupaten PALI justru membuat para pejabat menjadi lesu dan lambat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Yang dibutuhkan masyarakat adalah pelayanan yang cepat, profesional, dan bertanggung jawab,” tegasnya.
Keluhan tersebut menjadi perhatian karena pelayanan publik merupakan salah satu aspek penting dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Pihak rekanan berharap koordinasi antar pimpinan dan pejabat di setiap OPD dapat ditingkatkan sehingga proses administrasi berjalan efektif, efisien, dan tidak menyulitkan.
Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, Kepala BPKAD Kabupaten PALI, Anita, belum terkonfirmasi.(Syam)
