Sendirian Lawan Kemacetan: Aksi Relawan Kayuagung Ini Tuai Pujian Warga

Sendirian Lawan Kemacetan: Aksi Relawan Kayuagung Ini Tuai Pujian Warga

Kayuagung, OKI — Potretandalas.com — Di tengah padatnya arus kendaraan di persimpangan Jembatan Kayuagung—yang dikenal sebagai salah satu titik paling rawan kemacetan di pusat kota—hadir seorang relawan yang setiap hari berdiri mengatur lalu lintas tanpa mengharapkan imbalan. Ia adalah Ahmad Jailani, warga Kelurahan Kedaton, Kecamatan Kayuagung, yang menjalankan tugasnya dengan tulus dan konsisten.

Setiap hari, mulai pukul 07.00 WIB hingga 17.00 WIB, Jailani sudah berada di persimpangan Jalan Merdeka, Kelurahan Cintaraja. Dengan hanya berbekal peluit dan gerakan tangan yang tegas, ia membantu mengatur arus kendaraan yang sering menumpuk, terutama pada jam sibuk. Pertemuan arus dari pusat kota, kawasan pasar, dan jalur dari jembatan kerap menimbulkan antrean panjang, namun kehadiran Jailani mampu membuat lalu lintas lebih terkendali.

BACA JUGA:  Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas, Polsek Talang Ubi Gelar Polisi Bebusek Bersama Warga Desa Talang Akar

Tetap Bertugas Meski Panas Menyengat

Terik matahari yang menyengat tidak menjadi halangan baginya. Jailani tetap berdiri berjam-jam di tengah jalan, memastikan setiap kendaraan dapat melintas dengan aman dan lancar. Tidak sedikit pengendara yang memperhatikan kegigihannya dan merasa bahwa keberadaannya sangat membantu.

“Kalau tidak ada dia, persimpangan ini bisa macet total terutama pagi dan sore. Kami sangat terbantu,” kata seorang pengendara yang melintas.

BACA JUGA:  Polsek Talang Ubi Gelar Patroli di Daerah Rawan dan Objek Vital, Pastikan Situasi Kondusif

Murni Panggilan Hati

Jailani menjelaskan bahwa apa yang ia lakukan bukan karena permintaan pihak tertentu, melainkan murni panggilan hati untuk membantu masyarakat.

“Saya hanya ingin membantu supaya pengendara bisa lewat lebih lancar. Kalau bisa mengurangi kemacetan dan kecelakaan, itu sudah cukup bagi saya,” ujarnya dengan nada rendah hati.

Dapat Apresiasi dari Pengguna Jalan

Dedikasi Jailani mendapatkan banyak apresiasi dari warga sekitar. Tidak jarang pengendara memberikan salam, senyuman, atau sekadar melambatkan kendaraan sebagai bentuk penghormatan atas jasanya. Aksi kecil yang ia lakukan setiap hari berdampak besar pada kenyamanan ribuan warga yang melintas di kawasan tersebut.

BACA JUGA:  Musrenbang Talang Ubi 2025: Pondasi Pembangunan yang Merata dan Berkelanjutan

Inspirasi Bagi Banyak Orang

Di tengah kesibukan masyarakat dan padatnya kota Kayuagung, keberadaan satu orang relawan seperti Jailani menjadi bukti bahwa kepedulian sosial masih sangat hidup. Tanpa seragam resmi dan tanpa bayaran, ia mampu memberikan kontribusi nyata bagi ketertiban lalu lintas.

Pengabdian Ahmad Jailani menjadi teladan bahwa perubahan tidak selalu dilakukan oleh pihak berwenang; kadang, satu orang dengan niat tulus dapat membawa dampak besar bagi orang banyak(Aribadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *